3 Dampak Abu Vulkanik Krakatau, Menkes Imbau Warga Lakukan Ini

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, utamanya perlindungan pada tiga titik vital tubuh, yakni saluran pernapasan, mata, dan kulit yang sangat rentan terhadap partikel debu vulkanik.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tidak panik dan segera melakukan langkah pencegahan mandiri dengan tetap berada di dalam rumah. Ia juga memastikan pihaknya telah menyiagakan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah terdampak untuk memberikan penanganan cepat bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan.

"Yang pertama dari sisi kesehatan, abu vulkanik ini ada tiga dampaknya harus kita jaga. Pertama adalah ke pernapasan, kedua adalah ke mata, dan yang ketiga adalah ke kulit. Jadi pernapasan, mata, dan kulit adalah tempat-tempat di mana masalah kesehatan bisa terjadi akibat adanya debu vulkanik ini," ujar Budi dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/9/2026).

Sebagai upaya pencegahan, warga diminta membatasi aktivitas luar ruangan dan wajib menggunakan masker serta kacamata jika dalam kondisi mendesak harus keluar rumah. Penggunaan alat pelindung tersebut dinilai penting untuk menghalangi partikel debu vulkanik yang bersifat tajam masuk ke sistem tubuh dan menyebabkan iritasi.

"Kalau Bapak Ibu harus keluar rumah, pastikan memakai masker ya, pastikan memakai masker. Kalau sudah merasa tidak enak pernapasannya, segera ke Puskesmas terdekat, kita sudah deploy alat-alat nebulizer dan juga oksigen konsentrator. Itu pertama mengenai masalah kesehatan pernapasan," jelasnya.

Terkait kesehatan mata, masyarakat dilarang mengucek mata saat terpapar debu dan disarankan segera membawanya atau membersihkannya dengan air mengalir. Selain itu, kulit yang terkena paparan abu vulkanik juga harus segera dicuci bersih guna menghindari gatal-gatal atau infeksi kulit akibat partikel halus dari erupsi.

"Kalau misalnya mata, kita siapkan tetes mata. Kalau kulit, juga kita siapkan salep kulit. Kementerian Kesehatan sudah mulai mengaktifkan semua Health Emergency Operating Center di seluruh wilayah yang terdampak, kita juga segera akan mengeluarkan surat edaran untuk memberikan guidance yang rinci terhadap para petugas tenaga kesehatan," tambahnya.

Pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan perkembangan situasi melalui koordinasi rutin antara pusat dan daerah. Budi menegaskan bahwa pemenuhan stok obat-obatan serta alat bantu pernapasan di setiap Puskesmas telah dilakukan untuk menjamin pelayanan medis yang optimal bagi para penyintas di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatau.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |