4 Fakta Piala Asia U-17 2025 yang Mungkin Belum Anda Ketahui

11 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Piala Asia U-17 2025 adalah turnamen sepak bola yang diadakan di Arab Saudi, berlangsung dari 3 hingga 20 April 2025. Berikut adalah beberapa fakta penting mengenai turnamen ini.

Piala Asia U-17 2025 telah dimulai di Arab Saudi. Timnas Indonesia U-17 baru akan bertanding malam ini, Jumat (4/4/2025) malam melawan Korea Selatan.

Piala Asia U-17 2025 menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia U-17 untuk menunjukkan kemampuan mereka di pentas internasional. Pertandingan melawan Korea Selatan akan menjadi ujian pertama yang krusial bagi Garuda Muda dalam upaya mereka untuk lolos ke fase selanjutnya.

"Korea Selatan adalah lawan yang sangat kuat, tetapi kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik dan berharap bisa meraih hasil positif," kata Nova Arianto, pelatih Timnas Indonesia U-17.

Berikut ini empat fakta yang mungkin belum sobat Bola.com ketahui tentang Piala Asia U-17 2025.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tuan Rumah dan Stadion yang Digunakan

Arab Saudi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Asia U-17 2025, dengan pertandingan berlangsung di dua kota, yaitu Jeddah dan Taif.

Empat stadion yang digunakan adalah Stadion King Abdullah, Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Stadion King Fahd, dan Stadion Okadh.

Peserta

Turnamen ini diikuti oleh 16 tim yang telah melalui tahap kualifikasi, termasuk Indonesia yang berhasil lolos. Tim-tim tersebut dibagi ke dalam empat grup.

  • 1. Arab Saudi (tuan rumah)
  • 2. Korea Utara
  • 3. Afghanistan
  • 4. Korea Selatan
  • 5. Thailand
  • 6. Uzbekistan
  • 7. Jepang
  • 8. Australia
  • 9. UEA
  • 10. Yaman
  • 11. Tajikistan
  • 12. China
  • 13. Vietnam
  • 14. Timnas Indonesia
  • 15. Oman
  • 16. Irak

Format

Fase Grup:

  • Tim-tim dibagi ke dalam empat grup (A, B, C, dan D), masing-masing terdiri dari empat tim.
  • Format kompetisi menggunakan sistem single round-robin, di mana setiap tim akan saling bertanding satu kali.
  • Setiap tim mendapatkan poin berdasarkan hasil pertandingan:

Kemenangan = 3 poin

Seri = 1 poin

Kekalahan = 0 poin

  • Dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke babak perempat final berdasarkan perolehan poin terbanyak.
  • Jika ada tim dengan jumlah poin yang sama, kriteria tiebreaker seperti selisih gol dan jumlah gol yang dicetak akan digunakan untuk menentukan peringkat.

Fase Gugur:

  • Dua tim teratas dari setiap grup (total delapan tim) akan maju ke perempat final.
  • Di babak perempat final, juara grup akan bertemu dengan runner-up dari grup lain (misalnya, juara Grup A vs runner-up Grup B).
  • Pemenang dari setiap pertandingan di fase gugur akan melaju ke semifinal, dan pemenang semifinal akan bertemu di final untuk memperebutkan gelar juara.
  • Jika pertandingan di fase gugur berakhir imbang setelah 90 menit, akan langsung dilakukan adu penalti tanpa perpanjangan waktu.

Grup Berat

Dengan format turnamen yang memberikan kesempatan bagi delapan tim terbaik untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2025, Indonesia memiliki peluang yang cukup terbuka, meskipun tantangan yang dihadapi sangat berat.

  • Korea Selatan: Dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia, Korea Selatan adalah finalis Piala Asia U-17 edisi sebelumnya dan menjadi favorit di grup ini.
  • Yaman: Meskipun bukan tim unggulan, Yaman memiliki potensi untuk memberikan kejutan.
  • Afghanistan: Tim ini belum pernah lolos dari fase grup sebelumnya, sehingga Indonesia memiliki peluang lebih baik dalam pertandingan melawan mereka.

Grup C Piala Asia U-17 2025 merupakan tantangan besar bagi Timnas Indonesia U-17, terutama dengan adanya Korea Selatan sebagai lawan terkuat. Namun, dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, Garuda Muda memiliki peluang untuk mencapai tujuan mereka yaitu lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Setiap pertandingan akan menjadi krusial dalam menentukan nasib mereka di turnamen ini.

Read Entire Article
| | | |