5 Mega Proyek Megah yang Selesai di 2025

3 hours ago 1

Muhammad Zahran,  CNBC Indonesia

01 January 2026 14:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang 2025, sejumlah mega proyek infrastruktur di berbagai belahan dunia mencapai tahap penyelesaian, bahkan beberapa diantaranya sudah mulai beroperasi.

1. NEOM

NEOM adalah mega proyek "smart city" berskala besar di provinsi Tabuk, barat laut Arab Saudi. Proyek ini mencakup area seluas 26.500 kilometer persegi dan meliputi 468 kilometer garis pantai di sepanjang Laut Merah dan Teluk Aqaba.

Dengan total biaya proyek diperkirakan mencapai US$ 500 miliar, akan dibangun resor eksklusif di pesisir pantai, resor ski kedua di pegunungan, hingga sepasang gedung pencakar langit setinggi 1.600 kaki dengan panjang hingga 106 mil yang disebut 'The Line'.

NEOM merupakan bagian dari strategi Visi Saudi 2030, sebagai salah satu upaya Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan pada minyak dan mendiversifikasi ekonomi.

Proyek pulau surga Sindalah di Neom, Arab Saudi. (Dok. Neom)Foto: Proyek pulau surga Sindalah di Neom, Arab Saudi. (Dok. Neom)
Proyek pulau surga Sindalah di Neom, Arab Saudi. (Dok. Neom)

Sayangnya, pembangunan NEOM tidak berjalan mulus. Di balik ambisi besarnya, proyek ini menghadapi tekanan finansial. Laporan The Wall Street Journal menyebutkan estimasi belanja modal proyek tersebut hingga selesai pada 2080 melonjak menjadi US$8,8 triliun atau sekitar Rp144.364 triliun.

Proyek NEOM juga menimbulkan sejumlah kontroversi lainnya, seperti isu tewasnya ribuan pekerja proyek. Mengutip Newsweek, film dokumenter ITV melaporkan sedikitnya 21.000 pekerja asing tewas, baik akibat kecelakaan kerja maupun akibat kondisi yang buruk di lokasi konstruksi.

2. The Gulf Railway

The Gulf Railway (GCC Railway) merupakan mega proyek infrastruktur transnasional untuk menghubungkan keenam negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC) melalui jaringan kereta api sepanjang 2.177 kilometer.

Jalur kereta api ini mulai dikembangkan pada 2009 dengan rute dari Kuwait City ke Muscat, melintasi Arab Saudi, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Selain untuk mengangkut penumpang dan barang, proyek ini diproyeksikan berperan penting dalam mempererat integrasi ekonomi, meningkatkan ketahanan rantai pasokan, dan mendorong mobilitas berkelanjutan di kawasan Teluk.

Kereta TelukFoto: GCC
Kereta Teluk

Total biaya proyek ini diperkirakan mencapai sekitar US$ 250 miliar. Pada April 2025, proyek Kereta Api GCC mencatatkan perkembangan signifikan setelah Kuwait menandatangani kontrak desain senilai US$ 8 juta dengan perusahaan Turki, Proyapi, untuk segmen jaringan kereta regional sepanjang 2.177 km.

Melansir Blackridge Research, Pembangunan proyek dilakukan dalam dua tahap utama. Fase pertama telah diselesaikan pada 2023 dengan rute yang menghubungkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Oman. Sementara itu, fase kedua ditargetkan rampung pada 2025, dengan fokus menghubungkan Arab Saudi dengan Kuwait serta Bahrain.

3. International Space Station

International Space Station (ISS) adalah laboratorium orbit terbesar yang pernah dibangun dan telah berada di orbit selama 25 tahun. ISS mengorbit Bumi di ketinggian sekitar 400 kilometer sejak bagian pertamanya dirakit pada 1998.

Hingga Mei 2025, NASA telah memastikan bahwa kapsul SpaceX Dragon yang dimodifikasi khusus akan digunakan untuk melakukan deorbit Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2030. Di saat yang sama, NASA menggandeng sejumlah perusahaan swasta, termasuk Axiom Space, Blue Origin, Northrop Grumman, dan Starlab, untuk mengembangkan stasiun luar angkasa komersial.

4. Huajiang Canyon Bridge

Huajiang Canyon Bridge adalah proyek infrastruktur raksasa di provinsi Guizhou, China yang resmi dibuka pada akhir September 2025. Proyek ini mendapat perhatian global karena menjadi jembatan tertinggi di dunia, dengan dek yang berdiri 625 meter di atas dasar ngarai Beipan.

Jembatan sepanjang 2.890 meter ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur ekspres untuk kendaraan di Jalan Tol Liuzhi-Anlong, tetapi juga dirancang sebagai destinasi wisata dengan fasilitas seperti skywalk kaca di bawah dek, elevator kaca berkecepatan tinggi ke kafe bergaya panorama di puncak menara, serta area untuk aktivitas ekstrem seperti bungee jumping dan paragliding.

Huajiang Grand Canyon bridge. (Tangkapan Layar The HighestBridgest.com )Foto: Huajiang Grand Canyon bridge. (Tangkapan Layar The HighestBridgest.com )
Huajiang Grand Canyon bridge. (Tangkapan Layar The HighestBridgest.com )

5.Bandara Internasional Navi Mumbai, India

Navi Mumbai International Airport merupakan megaproyek bandara di wilayah metropolitan Mumbai, India.

Proyek ini telah direncanakan sejak akhir 1990-an dan memasuki tahap konstruksi utama pada 2021. Fase pertama bandara ini diresmikan pada Oktober 2025 dan mulai beroperasi secara komersial pada Desember 2025.

Dengan kapasitas awal sekitar 20 juta penumpang per tahun, bandara ini menjadi salah satu mega proyek infrastruktur transportasi yang rampung pada 2025 dan dirancang untuk berkembang hingga mampu melayani puluhan juta penumpang di fase berikutnya.

Bandara Navi MumbaiFoto: marathon.in
Bandara Navi Mumbai

(mae/mae)

Read Entire Article
| | | |