Asyik! 150.000 Lowongan Magang Program Kemnaker akan Dibuka di 2026

1 hour ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI untuk membahas program magang serta berbagai isu ketenagakerjaan. Dalam rapat tersebut, DPR memanggil Menaker guna meminta penjelasan sekaligus arah kebijakan pemerintah terkait keberlanjutan program magang nasional.

Dalam forum itu, Yassierli mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan peningkatan signifikan jumlah peserta program magang pada tahun 2026 dari 100 ribu orang menjadi 150 ribu orang. Usulan ini didorong oleh tingginya minat masyarakat serta respons positif dari dunia usaha.

"Jadi berdasarkan evaluasi yang memang belum kami lakukan secara komprehensif, tapi masih bersifat on going sebenarnya. Kita lihat antusiasme yang luar biasa dari peserta, kemudian apresiasi dari perusahaan, kami sudah mengusulkan program magang 2026, kami mengusulkan jumlahnya naik menjadi 150 ribu orang. Tapi Ibu Pimpinan (Komisi IX DPR RI), ini baru usulan ya," kata Yassierli dalam Raker di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Ia menegaskan, usulan tersebut saat ini masih menunggu persetujuan dan dukungan anggaran dari pemerintah. Surat pengajuan program magang itu telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan kini masih dalam proses pembahasan lintas kementerian.

"Surat sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden dan kami masih menunggu ketersediaan anggaran, dan semoga ini juga dengan dukungan dari Kementerian Keuangan, serta dari Kemenko Bidang Perekonomian," ujarnya.

"Nanti program ini bisa kita laksanakan, sehingga harapan dari para peserta magang, bahwa program magang ini bisa berlanjut di tahun ini memang bisa terwujud," sambung dia.

Adapun program magang sendiri menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus menjembatani kebutuhan industri dengan pencari kerja.

Dengan rencana peningkatan kuota hingga 150 ribu peserta, pemerintah berharap program ini mampu memperluas akses pelatihan kerja sekaligus menekan angka pengangguran.

(hoi/hoi) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |