Banyak Warga Jual Mobil Diesel Ganti ke Mobil Bensin, Ada Apa?

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren menarik mulai terlihat di pasar mobil bekas. Sejumlah pemilik mobil diesel, mulai dari SUV ladder frame hingga MPV diesel, kini memilih menjual kendaraannya dan beralih ke mobil bensin berkapasitas tujuh penumpang. Fenomena ini disebut semakin sering ditemui oleh pedagang mobil bekas di Jakarta.

Perubahan tersebut terjadi ketika banyak pemilik kendaraan mulai menghitung ulang biaya operasional harian. Jika sebelumnya mobil diesel identik dengan irit dan cocok untuk perjalanan jauh, kini sebagian konsumen menilai selisih penghematan tersebut tidak sebesar beberapa tahun lalu.

"Banyak, banyak banget. Apalagi itu Innova ya," kata penjual mobil bekas MGK Kemayoran, Anto, saat ditanya mengenai banyaknya mobil diesel yang ditawarkan ke pasar.

Menurut pelaku usaha mobil bekas, salah satu faktor yang sering menjadi bahan pertimbangan konsumen adalah harga bahan bakar diesel non-subsidi yang terus menjadi perhatian pengguna kendaraan diesel modern. Terlebih, tidak semua pemilik kendaraan memiliki akses mudah terhadap BBM subsidi yang memerlukan persyaratan tertentu.

Kondisi tersebut membuat sebagian pemilik mobil mulai melirik kendaraan bensin yang lebih sederhana, terutama segmen MPV keluarga yang dinilai cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memiliki biaya kepemilikan yang lebih ringan.

"Kalau yang nggak ada barcode itu susah, susah ya. Karena kan beda dulu beberapa tahun lalu. Sekarang mau daftar saya dengar agak susah," ujar Anto.

Di pasar mobil bekas, kendaraan seperti Suzuki Ertiga Hybrid, Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza, hingga Daihatsu Xenia kini menjadi alternatif yang cukup banyak dicari oleh mantan pengguna mobil diesel. Selain kapasitas tujuh penumpang, biaya servis dan kebutuhan operasional dinilai lebih mudah diprediksi.

Meski demikian, bukan berarti minat terhadap mobil diesel hilang sepenuhnya. Kendaraan diesel masih memiliki pasar tersendiri, terutama bagi pengguna yang sering bepergian jarak jauh atau membutuhkan torsi besar. Namun dibanding beberapa tahun lalu, konsumen kini terlihat lebih selektif dan lebih banyak membandingkan total biaya kepemilikan sebelum memutuskan membeli kendaraan.

"Jadi banyak yang menjual mobil diesel ini, kalau harga variatif tergantung kondisi mobil, kaya Innova dari Rp250 juta juga ada tapi tergantung kondisi dan tahun," sebut Anto.

Suasana penjualan mobil bekas di MGK Kemayoran, Jakarta,  Senin (15/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Suasana penjualan mobil bekas di MGK Kemayoran, Jakarta, Senin (15/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Suasana penjualan mobil bekas di MGK Kemayoran, Jakarta, Senin (15/6/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |