Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang dijuluki "Donald Trump" karena jambul pirangnya yang khas batal disembelih pada perayaan Iduladha setelah intervensi pemerintah setempat. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Hewan seberat hampir 700 kg itu menjadi viral setelah vlogger dan jurnalis berbondong-bondong mengunjungi peternakan tempat ia dibesarkan. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Kerbau itu sudah dijual untuk disembelih secara ritual ketika pihak berwenang turun tangan, dengan alasan kekhawatiran keamanan menyusul lonjakan minat publik menjelang Idul Adha. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)












