Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang dijuluki "Donald Trump" karena jambul pirangnya yang khas batal disembelih pada perayaan Iduladha setelah intervensi pemerintah setempat. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Hewan seberat hampir 700 kg itu menjadi viral setelah vlogger dan jurnalis berbondong-bondong mengunjungi peternakan tempat ia dibesarkan. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Kerbau itu sudah dijual untuk disembelih secara ritual ketika pihak berwenang turun tangan, dengan alasan kekhawatiran keamanan menyusul lonjakan minat publik menjelang Idul Adha. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336881/original/062566600_1788192972-1000510076.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340905/original/042907900_1788529611-IMG_6511.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340290/original/025401600_1788499994-Raihan1.jpg)