BRI Super League: Madura United Makin Suram, Joel Cornelli Batal Bergabung!

11 hours ago 3

Bola.com, Madura - Manajemen Madura United pusing tujuh keliling selama Hari Raya Idulfitri. Bukan karena kebanyakan makan emping, tapi lantaran rencana mendatangkan Joel Cornelli dipastikan gagal.

Laskar Sape Kerrap tengah memburu pelatih baru selepas pengunduran diri Carlos Parreira. Mantan juru racik Arema FC itu dinilai pas karena telah mengenal iklim sepak bola Indonesia.

Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina menyampikan kekecewaannya. Padahal, timnya telah mempersiapkan semua hal.

"Seluruh proses administrasi sebenarnya telah kami selesaikan, termasuk penerbitan visa pada 18 Maret," bukanya.

"Artinya, secara kesiapan, yang bersangkutan sudah sangat siap untuk bergabung bersama tim," sambung wanita asal Pamekasan tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Halangan dari FAM

Selepas cabut dari Arema FC, Joel Cornelli memang tak sepi peminat. Selepas jeda setahun, pria asal Brasil itu ditunjuk menukangi Timnas Wanita Senior Malaysia.

Pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bahkan mengetahui pendekatan tersebut dan telah memberikan lampu hijau. Tetapi pada detik-detik terakhir, mereka mengubah rencana.

"FAM mengeluarkan surat terkait agenda turnamen tim wanita. Dalam kondisi tersebut, Joel Cornelli tidak mendapatkan izin untuk meninggalkan tim yang saat ini ia tangani," ungkapnya.

Madura United awalnya mendapatkan izin untuk 'menyewa' jasa Cornelli hingga akhir musim. Pada akhirnya cuti khusus tersebut ditolak oleh FAM.

Timur Tengah Panas, Madura United Ikutan Pusing

Madura United sejatinya telah mencari opsi lain. Termasuk pelatih dari Eropa dan Amerika Selatan. Tapi situasi Timur Tengah yang panas membuat opsi itu bukan pilihan.

Buntut situasi geopolitik di kawasan Teluk membuat banyak penerbangan dibatalkan. Jika mengambil perjalanan memutar, ongkos penerbangan menjadi tidak relevan.

"Upaya kami mendatangkan pelatih dari Eropa dan Amerika Selatan terkendala akomodasi penerbangan yang terdampak situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah," ujarnya.

Pulangkan Mantan Pelatih?

Madura United sejatinya tak tinggal diam. Mereka melihat beberapa nama lain yang tersedia di Asia. Tetapi tak ada sosok yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.

Opsi terbaik yang dimiliki Madura United adalah mendatangkan kembali mantan pelatih seperti Alfredo Vera dan Gomes de Oliveira.

Kebetulan keduanya sedang tidak memiliki ikatan dengan tim lain.Klub asal Pulau Garam itu kini terjerembab di zona merah.

Lulinha dkk mengumpukan 20 poin, angka yang sama dengan Persis Solo yang unggul selisih gol di batas zona aman."Kami memahami situasi ini bukan hal yang mudah, baik bagi tim maupun para suporter," tutupnya. 

Read Entire Article
| | | |