Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Riset dan Inovasi (BRIN) tengah menyiapkan lokasi pembangunan bandar antariksa di dalam negeri. Salah satunya berada di Biak, Papua.
"Ya, salah satu calon lokasi adalah di Biak. Ya itu kajian sudah sangat lama, kita sudah melakukan kajian sudah sejak tahun 90-an itu rencana sudah sangat lama sekali. Sehingga memang masyarakat di sana pun sudah menanti-nanti ini kapan ini jadinya," kata Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria dalam acara Peringatan 50 Tahun Satelit Indonesia, di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
BRIN telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mematangkan rencana tersebut. Namun menurutnya, Biak bukan menjadi satu-satunya lokasi pilihan dan kajian masih dilakukan pada sejumlah alternatif lokasi.
Pembangunan bandar antariksa harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Dia mengatakan butuh lokasi zona inti 100 hektare untuk peluncuran, dan BRIN telah memilikinya.
"Kurang lebih memang ada zona inti, ada juga zona penyangga. Ya zona inti memang yang dibutuhkan saat ini masih di 100 hektare dan tanahnya sudah dimiliki oleh BRIN ya, sudah pengadaan tanah sudah sangat lama sekali ya," jelas Arif.
"Kemudian kita juga membutuhkan zona penyangga, zona penyangga itu kan zona buffer yang memang itu merupakan salah satu prasyarat teknis ya dalam pembangunan wilayah bandar antariksa itu," dia menambahkan.
Arif mengatakan bandara antariksa bukan hanya jadi lokasi peluncuran. Namun menjadi simpul utama ekosistem, untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menyediakan layanan peluncuran satelit.
Diharapkan dengan keberadaan lokasi itu, Indonesia tak lagi bergantung dengan penyedia jasa peluncuran luar negeri. Indonesia dapat menyediakan lokasi peluncuran bagi negara sendiri dan negara lainnya.
"Pembangunan antariksa ini juga akan mendorong tumbuhnya berbagai industri pendukung mulai dari manufaktur, material maju, avionik, telemetri, logistik, kendali misi, hingga berbagai layanan ekonomi berbasis antariksa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia," ungkapnya
(dem/dem)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449843/original/037142600_1766116592-teja_3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174269/original/058441100_1742913019-20250325BL_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-15.JPG)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174417/original/068290200_1742926263-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5508843/original/080072800_1771622792-20260220AA_Persija_Jakarta_vs_PSM_Makassar-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)


