Duel Antarlini Persik Vs Bhayangkara FC di BRI Super League: Pertarungan Matador Kontra Samurai di Sektor Vital

23 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Persik bakal menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat (20/2/2026) malam WIB.

Selama bulan Ramadhan semua laga digelar pukul 20.30 WIB. Dampaknya semua kontestan pun harus beradaptasi dengan perubahan waktu kick off tersebut. Terutama penyesuaian masa istirahat, karena pertandingan berakhir menjelang tengah malam.

Namun kondisi ini tak akan menyurutkan semangat pemain Persik dan Bhayangkara FC yang sedang berjuang memperbaiki posisi masing-masing. Macan Putih yang telah kehilangan poin akibat dicuri PSIM tentu tak mau kecolongan lagi.

Tim asuhan Marcos Reina yang bertengger di rangking ke-12 dengan koleksi 26 poin membutuhkan kemenangan untuk menaikkan peringkat ke posisi lebih tinggi lagi.

Begitu pula Bhayangkara FC yang dipoles Paul Munster yang berpeluang mendekati papan atas jika meraup poin absolut dari Kediri. Saat ini Wahyu Subo Seto dkk. berada di urutan kesembilan berkat kemasan 29 angka.

Pada putaran kedua ini, The Guardians of Saburai menjelma menjadi raja tandang. Tiga tim yang dijinakkan adalah penghuni papan atas. Total tujuh poin dikumpulkan dari lawatan ke kandang Persita dengan skor 1-1, serta kemenangan atas Malut United dan Persebaya berkat skor identik 2-1.

Ini alarm bahaya bagi Persik. Tuan rumah harus mengerahkan pemain terbaiknya untuk meladeni penggawa Bhayangkara FC. Apalagi tren keduanya sangat meningkat setelah belanja pemain mumpuni di bursa transfer kedua. Berikut adu kekuatan antarlini Persik kontra Bhayangkara FC.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Aqil Savik Ungguli Leo Navacchio

Bhayangkara FC salah satu tim Super League yang setia memberdayakan kiper lokal. Mereka adalah Aqil Savik, Awan Setho, Raka Surya Handika, dan Sultan Jabbar.

Di antara kuartet itu progres Aqil Savik paling meningkat pesat. Kiper berusia 27 tahun ini menggeser posisi seniornya, Awan Setho. Bahkan musim ini Aqil Savik telah berdiri di bawah mistar sebanyak 18 pertandingan.

Catatan eks Persib ini juga membanggakan dengan 19 kebobolan dan enam kali clean sheet. Rapor ini mengalahkan penjaga gawang impor milik Persik, Leo Navacchio, yang sama sekali belum merasakan clean sheet dengan kebobolan sebanyak 31 gol dari 17 pertandingan.

Namun dengan keganasan para pendobrak di kedua tim, Aqil Savik dan Leo Navacchio harus kerja keras menunjukkan kualitas terbaiknya di laga nanti.

Ujian Pertahanan

Benteng pertahanan Persik menjadi salah satu yang terlemah di antara 18 kontestan musim ini. Jumlah kebobolan sebanyak 35 gol jadi bukti sahih. Perombakan lini belakang Persik belum menunjukkan kinerja positif. Mereka masih defisit sembilan bola.

Padahal Persik telah mendapatkan bek baru seperti Chechu Meneses, Hamra dan Rezaldi Hehanusa. Belum lagi dua bek kanan senior, Henhen Herdiana dan Novri Setiawan. Kiko Carneiro yang duet dengan M. Firly cukup tangguh.

Tapi ketangguhan para pilar belakang Persik ini kalah kuat dari deretan bek Bhayangkara FC semisal Muhammad Ferrari, Slavko Damjanovic, dan Nehar Sadiki.

Duel Matador Versus Samurai

Lini tengah Persik makin solid dengan kehadiran para gelandang asing. Imanol Garcia yang bergabung sejak awal musim punya tandem kompatriotnya asal Spanyol, Jon Toral.

Imanol Garcia tak sekedar seorang gelandang bertahan mumpuni, tapi umpannya juga memanjakan para penyerang Persik. Dia termasuk gelandang subur dengan torehan tiga gol.

Aksi Jon Toral, eks didikan Akademi La Masia Barcelona, yang direkrut pada putaran kedua langsung berpengaruh besar pada ketajaman Persik. Dua gol jadi bukti betapa berbahayanya mantan pemain Arsenal ini.

Tapi Bhayangkara FC punya gacoan baru dari Jepang. Sho Yamamoto dan Ryo Matsumura yang dipinjam dari Persis dan Persija jadi ruh baru sektor vital. Pertarungan para Matador dengan Samurai Jepang ini bakal jadi perhatian.

Perang Para Penyerang

Striker Persik, Jose Enrique, telah mandul di dua laga terakhir. Koleksi golnya masih macet di angka delapan butir. Namun di laga kontra Bhayangkara FC nanti, penyerang asal Spanyol ini bisa meledak lagi.

Jose Enrique tinggal menanti umpan manis dari trio Ezra Walian, Adrian Luna, dan Ernesto Gomez untuk menambah koleksi golnya.

Tapi barisan penyerang Bhayangkara FC juga makin tajam berkat kedatangan Moussa Sidibe dan Privat Mbarga. Keduanya langsung memberi harapan baru bagi kesuburan Bhayangkara FC.

Read Entire Article
| | | |