Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara tumbuh mencapai 7,93% (year on year/yoy) pada kuartal I-2026. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi di antara pulau-pulau di Indonesia dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 5,61% secara tahunan (yoy).
Adapun, pertumbuhan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara ini mampu melampaui pertumbuhan ekonomi Sulawesi yang biasanya tumbuh rerata di atas 6%.
"Bali dan Nusa Tenggara ditopang oleh pertambangan, pengolahan dan pertanian, dan sumber utama Nusa Tenggara Barat (NTB) 4,07%," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dalam rilis data BPS, Selasa (5/5/2026).
Pertumbuhan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara ini melesat tajam jika dibandingkan dengan periode yang sama kuartal I-2026 yang mencapai 3,22% (yoy). Sementara itu, ekonomi Sulawesi tumbuh 6,95% (yoy), dibandingkan dengan 6,4% (yoy) pada kuartal I-2025.
Adapun, motor pertumbuhan pulau Sulawesi disumbang oleh industri pengolahan, perdagangan dan pertanian. Ekonomi tertinggi di pulau ini disumbang oleh Sulawesi Selatan sebesar 3% (yoy).
(haa/haa)
Addsource on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)












