Jakarta, CNBC Indonesia-Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 ternyata melebihi ekspektasi pemerintah maupun kalangan pakar ekonomi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% secara tahunan atau year on year (yoy). Laju pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan 5,39% pada kuartal IV-2026 maupun pada periode yang sama tahun sebelumnya atau kuartal I-2025 sebesar 4,87% yoy.
"Secara yoy ekonomi tumbuh 5,61%, pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2025 tumbuh 4,87% yoy," ungkap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Jika melihat konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 lembaga/institusi, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,40% secara tahunan (year on year/yoy). Secara kuartalan, ekonomi diproyeksi terkontraksi 1,0% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter to quarter/qtq).
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memproyeksikan ekonomi tumbuh 5,5-5,7%. Bank Indonesia memproyeksi ekonomi tumbuh 5,2%.
(ras/mij)
Addsource on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)












