Ekspor Mobil RI Bikin Rekor Baru, Tembus 518.212 Unit ke 93 Negara

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri otomotif nasional menghadapi tekanan dari berbagai arah di tengah dinamika global. Namun di balik tantangan tersebut, performa ekspor justru menunjukkan tren yang baik dan menjadi penopang utama pertumbuhan sektor ini.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa daya saing industri otomotif Indonesia semakin terlihat di pasar global. Meski tidak bisa dipungkiri industri otomotif Indonesia juga tidak lepas dari berbagai tantangan.

"Namun, kita patut bersyukur karena angka ekspor kita justru semakin menguat, bahkan di tahun 2025 lalu sukses mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kinerja ekspor kini telah menjadi pilar utama pertumbuhan industri nasional, termasuk di sektor kendaraan komersial yang memberikan kontribusi sangat strategis," kata Putu dalam pembukaan GIICOMVEC 2026 di JiExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026).

Lonjakan ekspor tersebut tercermin dari meningkatnya distribusi kendaraan ke berbagai negara tujuan. Penetrasi pasar yang semakin luas memperlihatkan bahwa produk otomotif Indonesia kian diterima di level internasional.

Aktivitas Terminal Kendaraan di Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (17/12/2021). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)Foto: Aktivitas Terminal Kendaraan di Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (17/12/2021). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Aktivitas Terminal Kendaraan di Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (17/12/2021). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

"Sepanjang tahun 2025 mencatat total pengiriman kendaraan utuh (CBU) ke 93 negara tujuan yang mencapai 518.212 unit, atau meningkat sebesar 9,75% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 472.194 unit," ujar Putu.

"Sektor kendaraan komersial sendiri menyumbangkan 20.326 unit dari total tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kualitas produksi kendaraan komersial rakitan Indonesia kini telah diakui dan menjadi andalan di pasar internasional," lanjutnya.

Kinerja ekspor yang kuat turut memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi otomotif di kawasan. Di sisi lain, kapasitas produksi nasional yang besar masih menyisakan ruang untuk dioptimalkan.

"Pencapaian positif dari ekspor di tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa manufaktur otomotif kita telah memenuhi standar dunia. Saat ini, angka produksi mobil di Indonesia berada di kisaran 1,2 juta unit pada tahun 2025. Namun, GAIKINDO optimis penyerapan produksi akan dapat memaksimalkan kapasitas produksi industri otomotif Indonesia yang mencapai angka lebih dari 2 juta unit per tahun," ujarnya.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |