Gempa Besar M6,6 Hantam Chili, BMKG: Dangkal-Lokasi di Darat

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa tektonik dangkal berkekuatan M6,6 mengguncang wilayah Chili pada hari Kamis (12/2/2026) waktu setempat.

Reuters melansir informasi dari Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ), gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 km. Sementara Xinhua menyebut, posisi pusat gempa terjadi di wilayah pesisir tengah Chili.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada update informasi mengenai dampak yang ditimbulkan gempa tersebut.

Sementara, dari hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia, gempa terjadi pada pukul 20:34:31 WIB. Disebutkan, gempa bumi ini memiliki magnitudo M6,2 dengan episenter terletak di darat pada koordinat 30,80° LS; 71,44° BB, pada kedalaman 37 km.

"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault)," tulis BMKG dalam keterangan resmi, Kamis (12/2/2026) malam.

"Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang," tambah BMKG.

Hingga saat ini, menurut BMKG, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempa bumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @/infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," tegas BMKG.

(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |