Gibran Tegaskan Proses Hukum untuk Andrie Yunus Harus Adil dan Terbuka

4 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menanggapi soal kasus hukum terkait aktivis HAM Andrie Yunus yang disiram air keras oleh oknum diduga anggota militer. Wapres menegaskan proses hukum bagi Andrie harus berjalan secara terbuka dan dilakukan seadil-adilnya.

"Keadilan harus hadir secara nyata di tengah masyarakat dan proses hukum harus berjalan jujur, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Wapres lewat keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).

Kasus Andrie Yunus saat ini masih ditangani oleh Puspom TNI. Meski begitu, Andrie sendiri telah menulis surat yang menyatakan bahwa dia tak percaya kasusnya ditangani lewat peradilan militer. 

Menanggapi kasus yang kompleks tersebut, Wapres Gibran menegaskan pentingnya melibatkan kalangan profesional yang teruji integritasnya sebagai hakim ad-hoc di pengadilan demi memastikan proses peradilan yang benar-benar objektif dan menegakkan keadilan. 

"Pelibatan langsung kalangan profesional dengan rekam jejak dan integritas yang kuat sebagai hakim ad-hoc di pengadilan penyiraman air keras terhadap Sdr Andrie Yunus menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dan marwah hukum."

"Kita ingin keadilan tidak hanya ditegakkan tapi juga diyakini oleh masyarakat," tegas Gibran. 

Kondisi Terkini Andrie Yunus

Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyebutkan kondisi Andrie, yang mengalami luka bakar sebanyak 24%, menunjukkan kemajuan signifikan selama masa perawatan. Andrie dijadwalkan untuk mendapatkan tindakan berupa cangkok kulit.

"Luka bakar yang dialami pasien telah mengalami perbaikan yang signifikan, dengan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur atau cangkok kulit," kata Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip CNN Indonesia, Kamis (9/4).

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |