Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara anjlok setelah sempat naik tipis.
Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi US$ 116,25 per ton atau anjlok 1,06% pada Selasa (10/2/2026).
Pelemahan ini datang setelah harga batu bara sempat naik 0,2% pada Senin.
Dari China dilaporkan trader semakin enggan ikut serta dalam tender pembelian batu bara termal dari Indonesia. Hal ini dikarenakan harga tawaran dari eksportir luar negeri, termasuk Indonesia, sudah sangat tinggi sehingga arbitrase (selisih harga untuk keuntungan) menjadi tidak menarik.
Indeks CCI untuk batu bara Indonesia dengan nilai kalor rendah (3.800 Kcal/kg NAR) mencapai sekitar $51 per ton FOB yang tertinggi sejak akhir November tahun lalu, sementara grade yang lebih tinggi juga ikut naik signifikan. Beberapa tawaran penjualan bahkan mencapai $54,5-$55/t FOB untuk pengiriman Maret.
Karena harga sudah tinggi, partisipasi dalam tender impor dari utilitas di China menurun drastis. Banyak trader memilih tidak melakukan pembelian atau komitmen pada level harga saat ini karena mereka menilai risiko belum sebanding dengan potensi keuntungan.
Beberapa pelaku pasar mengamati bahwa permintaan batu bara dari pembangkit listrik di China cenderung turun setelah musim dingin berakhir. Konsumsi batu bara tercatat turun sekitar 10-12% baik mingguan maupun bulanan.
Karena harga impor yang tidak kompetitif, beberapa utilitas di China mulai mempertimbangkan untuk beralih ke batu bara domestik yang harganya lebih murah dibandingkan batu bara impor dari Indonesia pada saat ini. Namun demikian, batu bara impor Indonesia tetap diperlukan sebagai blending fuel (campuran bahan bakar) di beberapa pembangkit karena kualitasnya membantu mengurangi kadar abu dan sulfur.
Menurut data pelacakan kargo, ekspor batu bara Indonesia ke daratan China menurun sekitar 35,5% secara bulanan pada Januari, menunjukkan penurunan kegiatan pembelian dari China.
Sementara itu, harga batu bara termal di mulut tambang (mine-mouth) di kawasan produksi utama China sebagian besar stabil dalam periode terakhir. Pergerakan harga hanya mengalami penyesuaian kecil saja karena aktivitas perdagangan yang lesu dan keseimbangan permintaan-penawaran yang lemah.
Sebagai catatan, "mine-mouth price" adalah harga batu bara yang diperdagangkan langsung di lokasi tambang, sebelum ditambahkan biaya logistik atau transportasi.
Stabilnya harga di tingkat ini mencerminkan bahwa pasokan lokal cukup seimbang dengan permintaan yang relatif lamban, sehingga tidak ada dorongan signifikan untuk kenaikan atau penurunan harga secara tajam.
Permintaan batu bara dari pembangkit listrik tetap relatif kuat, tetapi volatilitas konsumsi dan pasokan energi terbarukan yang meningkat membuat permintaan batu bara lebih tidak stabil sehingga harga sulit naik. Selain itu, stok di lapangan cukup besar yang juga membatasi kenaikan harga.
Dari AS dilaporkan, AS akan tetap mengoperasikan dua pembangkit listrik tenaga batu bara yang sebelumnya direncanakan akan ditutup. Langkah ini menandai perubahan arah kebijakan menjelang rapat dewan direksi, yang mayoritas anggotanya ditunjuk oleh pemerintahan Trump yang dikenal pro-batu bara.
Dalam dokumen terbaru, Tennessee Valley Authority (TVA) mengisyaratkan ingin menghapus target tanggal penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Kingston dan Cumberland di Tennessee. Keputusan tersebut masih memerlukan persetujuan lebih lanjut dari dewan direksi. Rencana baru ini tetap mencakup pembangunan pembangkit berbahan bakar gas alam di kedua lokasi tersebut.
Sebelumnya, TVA berniat menutup seluruh pembangkit batu bara tua yang tersisa paling lambat 2035 sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi gas rumah kaca penyebab perubahan iklim. Namun utilitas yang bermitra dengan perusahaan listrik lokal dan melayani sekitar 10 juta pelanggan di tujuh negara bagian itu menyatakan sedang meninjau ulang penutupan pembangkit batu bara akibat perubahan regulasi dan meningkatnya permintaan listrik.
Berdasarkan keputusan final 2024, TVA merencanakan pembangkit gas alam 1.500 megawatt, ditambah 4 megawatt tenaga surya dan 100 megawatt baterai penyimpanan di lokasi Kingston. Ini adalah pembangkit batu bara berkapasitas 2.470 megawatt yang selesai dibangun pada 1955 dan menjadi lokasi tumpahan abu batu bara besar pada 2008. Pembangkit batu bara itu dijadwalkan ditutup dan pembangkit gas mulai beroperasi pada akhir 2027.
Usulan baru akan mempertahankan pembangkit batu bara, gas, dan baterai, tetapi menghapus komponen tenaga surya.
Dalam keputusan 2023, TVA merencanakan penonaktifan bertahap pembangkit batu bara Cumberland yang memiliki dua unit dengan tahap pertama pada akhir 2026, digantikan tahun ini oleh pembangkit gas alam 1.450 megawatt. Tahap kedua ditutup pada akhir 2028 dengan opsi penggantian yang masih terbuka. Pembangkit batu bara Cumberland berkapasitas 2.470 megawatt, selesai dibangun pada 1973, dan merupakan aset pembangkit terbesar dalam portofolio TVA.
CNBC INDONESIA RESEARCH
[email protected]
(mae/mae)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)





