Hijrah ke Persebaya, Yusuf Meilana Dinilai Telat Keluar dari Kandang Macan Putih

7 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Usai sudah pengabdian dan loyalitas Yusuf Meilana terhadap Persik Kediri. Setelah sembilan tahun membela klub asal tanah kelahirannya, bek kiri ini akhirnya harus memulai petualangan baru bersama Persebaya pada BRI Super League 2026/2027 nanti.

Di era sepak bola industri loyalitas terhadap sebuah klub akhirnya ditepikan karena tuntutan profesionalisme. Seorang loyalis harus menepi ketika klub merasa tak membutuhkan lagi jasanya. Karena klub butuh pemain baru untuk penyegaran tim.

Padahal Yusuf Meilana salah satu pemain lokal yang berjasa besar ketika dua musim beruntun mendongkrak prestasi Persik. Dia ikut memberi trofi juara Liga 3 2018 dan Liga 2 2019 sekaligus promosi ke Liga 1 2020.

Prestasi ini membuat nama pemain asli Kediri ini langsung mencuat. Beberapa klub merayu Yusuf Meilana agar hijrah dari Persik. Tiap musim berganti, tawaran juga selalu datang. Namun dia bersikukuh bertahan di klub idolanya itu.

Padahal rekan tim seangkatannya yang berasal dari Kediri seperti Edo Febriansyah dan Septian Satria Bagaskara lebih dulu memilih berpetualang ke klub mapan yang menjanjikan nilai kontrak dan prestasi lebih bagus.

Edo Febriansyah bergabung dengan Persita. Bek kiri ini juga sempat berlabuh ke Persib. Sementara Bagaskara pada 2022 memilih bergabung ke RANS Nusantara FC. Edisi lalu, Edo dan Bagaskara berbaju Dewa United.

Kedua sosok ini pun mendapat buah dari kerja kerasnya hingga menembus Timnas Indonesia. Sementara Yusuf Meilana masih berada di zona nyaman di Persik.

"Sepak bola sekarang lebih profesional. Artinya pemain menjual kualitas. Saat ini loyalitas nomor sekian di bawah profesionalisme. Apalagi dengan banyaknya jumlah pemain asing berat bagi pemain lokal untuk bersaing. Jika pemain lokal tak punya kualitas di atas rata-rata, maka siap-siap saja untuk tersingkir," kata Wawan Widiantoro.

Salah satu legenda Persik ini menyayangkan keputusan Yusuf Meilana terlambat keluar dari Persik.

"Saya kira di usia sekarang Yusuf Meilana termasuk telat berpetualang ke luar daerah. Seharusnya waktu masih muda dulu dia berani meninggalkan Kediri. Dengan potensinya, seharusnya Yusuf bisa sukses seperti Edo dan Bagaskara. Tapi dia masih beruntung bergabung dengan klub besar seperti Persebaya," ucap mantan bek dan winger kiri energik Persik ini. (

Read Entire Article
| | | |