Ini Alasan Komisi XI DPR RI Pilih Thomas Djiwandono Jadi DG BI

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono keluar sebagai kandidat terpilih yang akan menduduki kursi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Hal ini ditetapkan oleh Ketua Komisi XI M. Misbakhun pada hari ini, Senin (26/1/2026), selepas fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan. Adapun fit and proper test ini sudah diselenggarakan sejak minggu lalu, Jumat (23/1/2026) dan berlanjut pada hari ini.

Thomas berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro yang merupakan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia.

"Komisi XI DPR adakan rapat internal diawali rapat pimpinan komisi sebelas bersama delapan poksi yang hadir. Telah melakukan kesepakatan dalam rapat internal yang menjadi Deputi Gubernur BI pengganti Juda Agung, bapak Thomas Djiwandono," tegas Misbakhun.

Hasil keputusan Komisi XI DPR RI ini, kata Misbakhun, ditetapkan dalam rapat setengah jam. Menurutnya, nama Thomas bisa diterima oleh semua partai di dalam Komisi XI.

"Lebih dari setengah jam pengambilan keputusan pertimbangan Thomas bisa diterima semua partai, juga dia menjelaskan bagaimana membangun sinergi moneter dan fiskal sehingga beri penguatan pertumbuhan ekonomi serta membangun agility dalam pengambilan keputusan," kata Misbakhun.

Dia menambahkan perihal sinergi ini menjadi isu yang kuat saat ini. Dia menegaskan BI sebagai lembaga moneter tidak bisa berdiri sendiri. Mengenai fakta bahwa Thomas adalah keponakan Presiden, Misbakhun menilai wakil menteri keuangan ini bisa menjelaskan dengan baik.

"Fakta Thomas keponakan ya, tapi beliau bisa jelaskan dengan baik. Sehingga isu itu bisa kita kesampingkan. Bahkan saat closing beliau sampaikan profesionalisme Thomas," katanya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |