Kementerian Transmigrasi Punya Beasiswa Patriot, Ini Targetnya

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Transmigrasi menargetkan program Beasiswa Patriot dan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Jilid II sebagai upaya strategis pengembangan sumber daya manusia. Para penerima beasiswa akan ditugaskan langsung ke kawasan transmigrasi.

Beasiswa Patriot juga dirancang sebagai percepatan pembangunan kawasan transmigrasi melalui penguatan kapasitas akademik, karakter, dan kepemimpinan generasi muda.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan Beasiswa Patriot tidak hanya bertujuan mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang tangguh secara mental, fisik, dan sosial, serta siap mengabdi di lapangan.

"Memiliki minat dan komitmen untuk berkontribusi dalam penciptaan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi," katanya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Sejumlah aspek utama dalam program ini, mulai dari skema seleksi peserta, sebaran perguruan tinggi mitra, tematik besar riset dan tesis, hingga pola penugasan mahasiswa di kawasan transmigrasi. Program ini diarahkan untuk mendukung penciptaan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Penerima Beasiswa Patriot akan menjalani masa pendidikan sekaligus pengabdian di kawasan transmigrasi, dengan fokus awal pada beberapa lokasi prioritas. Antara lain Barelang (Kepulauan Riau), Kalukku (Sulawesi Barat), dan Salor (Papua Selatan). Target awal pelepasan peserta direncanakan pada pertengahan 2026.

"Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk menyiapkan Beasiswa Patriot secara matang, terukur, dan akuntabel, agar mampu menjadi program unggulan dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi berbasis sumber daya manusia unggul," pungkas dia.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |