Bola.com, Jakarta - Di antara deretan pemain baru Persebaya untuk mengarungi Super League 2026/2027, sosok Yusuf Meliana punya latar belakang kisah yang menarik.
Menurut pengakuan bek kiri ini, dirinya pernah menolak tawaran bergabung dengan Bajul Ijo pada 2022. Saat itu performa Yusuf sedang di level tertinggi. Namanya juga sempat jadi incaran beberapa klub Liga 1.
Tapi ikon lokal Kediri tetap setia untuk bertahan di Persik. Yusuf Meilana merasa masih betah dan punya ikatan moral dengan klub dari tanah kelahirannya. Apalagi pemain berusia 27 tahun ini ikut berjasa mengangkat pamor Macan Putih ke kasta tertinggi Indonesia.
Bersama pemain lokal lain seperti Edo Febriansyah dan Septian Satria Bagaskara, dia berhasil mempersembahkan gelar juara bagi Persik di ajang Liga 3 2018 dan Liga 1 2019.
Namun, seiring berputarnya waktu, Yusuf mulai menyadari harus berani keluar dari zona nyaman. Tampaknya peminjaman dirinya ke Bali United putaran kedua lalu membuka wawasannya untuk berani berpetualang di luar Kediri.
"Pada 2022, saya pernah ditawari untuk bergabung Persebaya. Tapi dengan segala hormat dan berat hati, saya menolaknya. Tapi kali ini saya sudah mantap bersama Persebaya," kata Yusuf seperti dilansir dari akun Instagram resmi klub @officialpersebaya.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Cocok dengan Karakter Persebaya
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/4510968/original/042717000_1690042370-Persik_Kediri_-_Yusuf_Meilana_Fuad_Burhani_2.jpg)
Bagi Yusuf Meilana yang lahir di wilayah Jawa Timur, dirinya tak asing lagi dengan permainan khas Persebaya. "Saya tahu Persebaya punya ciri khusus permainan militan. Saya cocok dengan karakter ini dan berusaha juga tampil spartan musim depan," ucapnya.
Yusuf juga menyebut bergabung dengan klub yang bermarkas di Stadion GBT Surabaya ini sebuah berkah dan kebanggaan bagi karirnya.
"Surabaya dekat dengan Kediri. Jadi saya merasa tak jauh dari rumah. Apalagi Persebaya tim besar di Indonesia. Siapapun pasti bangga bisa bermain untuk Persebaya. Saya juga respek dengan fanatisme Bonek dan Bonita," ujarnya.
Yusuf bertekad memberikan kemampuan terbaiknya untuk mewujudkan target Persebaya musim depan. "Target pribadi, saya ingin total dan bermain lebih bagus dari beberapa musim sebelumnya. Saya ingin jadi bagian penting serta berkontribusi untuk meraih target klub ini," tuturnya.
Pasang Surut Karier Supriadi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497677/original/014539200_1770649482-1000765606.jpg)
Cerita berbeda datang dari Mochammad Supriadi. Namanya sempat melejit saat pertama bergabung dengan Persik pada BRI Super League 2023/2024. Dia didatangkan dari Persebaya saat performanya sedang mencorong.
Tapi sayang, setelah tiga musim membela Macan Putih, Supriadi harus menepi pada gelaran musim depan.
Sementara itu bersamaan dengan berakhirnya masa peminjaman Adrian Luna, Persik Kediri juga turut melepas winger muda M Supriadi. Selama tiga musim terakhir, peran Supriadi di sektor sayap sangat membantu Persik Kediri mengarungi kompetisi.
Supriadi didatangkan dari Persebaya pada musim 2023/2024. Di musim pertamanya, Supriadi membuktikan mampu beradaptasi dengan baik. Postur mungil membuat Supriadi punya kelebihan dalam hal kecepatan, dribel, akselerasi, dan kemampuan membuka ruang di sisi sayap.
Aksinya langsung memikat pelatih Persik saat, Marcelo Rospide. Dia menjadi pilihan utama sebagai tumpuan serangan dari sektor sayap kanan. Supriadi mencatatkan 29 penampilan dengan empat assist istimewa. Sejumlah pengamat menilai performanya meningkat pesat jika dibandingkan masa-masa terakhirnya di Persebaya.
Di akhir musim pertama, Supriadi sempat tiga kali absen dibekap cedera ACL. Bahkan Supriadi harus naik meja operasi. Dia butuh waktu enam bulan untuk memulihkan diri. Akibatnya performa pemain asli Surabaya ini absen cukup lama di musim keduanya.
Beri Dukungan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/4503564/original/096971100_1689430373-IMG_6847.JPG)
Cedera tersebut menghambat kontinuitas penampilan dan membuatnya kehilangan banyak pertandingan. Tapi Supriadi sempat mencicipi enam laga dan mencetak satu gol.
Sebuah comeback luar biasa bagi pemain berpostur 1,64 meter. Musim lalu, dia benar-benar mampu bangkit untuk bermain dalam 20 pertandingan dengan mencatat satu gol.
"Karir Supriadi luar biasa bersama Persik. Meski grafiknya naik turun, tapi dia memperlihatkan semangat yang kuat. Dia telah membuktikan mampu melewati tantangan berat dan kembali dengan semangat untuk membawa kemenangan bagi Persik," kata Rachmad Tri Kuncara, Manajer Tim Persik.
Jika ditilik dari totalitas dan kualitasnya, sebenarnya Supriadi masih sangat layak memperkuat Persik. Namun di usia masih 24 tahun, dia butuh menit bermain lebih banyak di klub lain untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.
"Kami di Persik akan selalu mendoakan Supriadi meraih sukses dan prestasi yang lebih baik lagi ke depannya. Kami percaya Supriadi dengan semua potensinya, mampu melakukan hal tersebut," tuturnya.

11 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540778/original/068363400_1774832570-Untitled-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288172/original/059677900_1783307169-1000123842.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315667/original/095448000_1755166197-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__4_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8723533/original/024438900_1782814934-IMG_2484.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9280142/original/048378800_1783176153-SaveInta.com_731678902_17980005144020020_9112979853648264020_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8620515/original/032638400_1782610963-IMG_2451.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287566/original/078495000_1783235654-IMG_1795.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287495/original/026708600_1783230251-1000922617.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287317/original/091287100_1783213585-Andy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287415/original/046021500_1783225108-IMG-20260619-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4108879/original/062361700_1659357505-Logo_Persis_Solo_Baru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287688/original/078068600_1783243086-1000123783.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5140626/original/044911100_1740225865-Persita_Tangerang_vs_Borneo_FC-32.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555686/original/070273400_1776181577-adan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315865/original/092906600_1755174555-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__59_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9280563/original/023003600_1783176378-1000463244.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9282933/original/023895300_1783178057-SaveInta.com_731068126_17980011327020020_4483530003551313130_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5299430/original/031561200_1753812144-20250729IQ_Timnas_Indonesia_U-23_vs_Vietnam-36.jpg)










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449843/original/037142600_1766116592-teja_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523027/original/000294000_1772785878-5.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174269/original/058441100_1742913019-20250325BL_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-15.JPG)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5508843/original/080072800_1771622792-20260220AA_Persija_Jakarta_vs_PSM_Makassar-14.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
