Bola.com, Jakarta - Masih ingat Jimmy Napitupulu? Pria yang kini berusia 60 tahun itu pernah lama menjadi wasit di blantika sepak bola nasional. Ia kerap dipercaya memimpin duel krusial dan partai big match lainnya.
Meski kerap mendapat intimidasi dan provokasi dari pemain, Jimmy Napitupulu tak gentar. Ia tetap memimpin pertandingan dengan tegas tanpa kompromi. Wajar kalau banyak yang menjulukinya Pierluigi Collina dari Indonesia.
Sebelum menjadi wasit beken, perjalanan hidup Jimmy Napitupulu penuh warna. Sewaktu SMA misalnya, ia bagian dari skuad muda PSPS Pekanbaru di Piala Suratin. Sayang, ketika bertanding melawan PSPS Padang untuk mewakili zona nasional, PSPS kalah.
Tamat SMA, Jimmy merantau ke Jakarta. Ia kemudian kuliah di Fakultas Hukum UKI. Selama kuliah, ia aktif di liga mahasiswa.
Menariknya, setelah lulus dan menggondol gelar sarjana hukum ia bukannya jadi pengacara tapi malah jadi wasit.
Lewat kanal YouTube Sport77, Jimmy membeberkan momen-momen yang terlupakan sebelum terjun ke dunia perwasitan nasional.
"Saya itu dulu wasit Liga Bank Mandiri. Jadi wasit itu kan kayak sekolah. Tahun 1995 itu masih wasitnya asosiasi kabupaten atau kota. Nah, satu tahun kemudian baru naik jadi wasit provinsi tahun 1996. Tahun 1997 baru jadi wasit nasional. Nah, berkiprah di Liga Bank Mandiri tahun 2000," kata Jimmy.
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengulas penyebab kekalahan 0-2 dari Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di SUGBK, Minggu (8/2/2026). Persija dinilai gagal memaksimalkan peluang dan lengah saat transisi.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Tak Pernah Jauh dari Sepak Bola
Menurut Jimmy, baginya cita-cita mengalir begitu saja. Yang pasti, ia tak pernah jauh dari sepak bola, bahkan sejak usia belia.
"Saya enggak ada cita-cita sebenarnya. Berjalan begitu aja. Awal mula kan memang saya dulunya kan pemain bola. Dari zaman SMA, waktu saya di Pekanbaru, saya kan di SMAN 1. Saya juga lahir di sana. Bapak saya itu merantau dari Medan itu tahun 1977. Kemudian dia kerja di Caltex Pacific," ujar Jimmy.
"Kebetulan dulu bapak saya ini sekolahnya itu di Khalsa Inggris. Jadi bahasa Inggris-nya bagus. Nah, bahasa Inggris-nya style Amerika. Cocoklah kerja di Caltex. Nah, lahirlah saya di sana tahun 1966".
"Awal mulanya kan saya sekolah, mulai dari SMP itu memang hobi saya main bola. Akhirnya waktu SMA saya terpilih mewakili PSPS di Suratin tahun 1985. Memperkuat PSPS Pekanbaru di Piala Suratin".
"Untuk sampai ke level nasional, itu kan harus diadu ada zonanya. Nah, zonanya Riau itu ketemunya dengan Sumatera Barat. Siapa yang menang dari dua zona ini itu yang mewakili ke nasional. Zaman-zaman waktu itu zona yang dari Sumatera Barat itu PSP Padang. Belum ada Semen Padang".
Bangga dengan Warga Napitupulu
Jimmy sangat bangga dengan marga Napitupulu-nya. Saking bangganya, ia selalu mengenakan jersey nomor 7. Posisinya sebagai tukang gedor alias striker.
"Saya dulu striker nomor 7. Saya ambil dari marga Napitupulu. Napitupulu itu angka tujuh kan. Oke. Jadi cukuplah. Kalau dari nilai enggak bego, enggak pintar kali. Tengah-tengah aja gitu," kata Jimmy seraya tersenyum.
"Karena memang hobi main bola, ya jadi pemain bola. Kemudian tahun 1985, setelah tamat SMA, saya berangkat ke Jakarta. Kuliahlah di Fakultas Hukum UKI. Padahal semasa SMA itu saya itu jurusan IPA".
Lantas Kenapa Jadi Wasit Bukan Pengacara?
Di bangku kuliah, aktivitas Jimmy di sepak bola kian menggila. Ia masuk tim sepak bola UKI dan bermain di Liga Mahasiswa.
"Saya ikut di Liga Mahasiswa Jakarta mewakili kampus UKI. Saat itu tahun 1985 saya masuk, kemudian masuklah junior-junior tahun 1987 macam M. Yunus, kemudian ada Holik ya. Nah, senior senior-senior yang sudah mantan-mantan pemain top Galatama macam Marsely Tambayong, almarhum Taufik Saleh, ada semua di situ. Fakhri Husaini pada saat itu pun kuliah di UKI, fakultas hukum juga," kenang Jimmy.
Menariknya, setelah rampung kuliah dan meraih gelar sarjana hukum (SH), anak pertama dari tujuh bersaudara itu bukannya jadi pengacara tapi malah jadi wasit. Why?
"Sama aja sebenarnya. Pengacara beracara di meja hijau. Wasit beracaranya lapangan hijau. Dan semuanya sudah ada hukumnya. Ada hukum kitab undang-undang hukum perdata, pidana. Di sepak bola, wasit pun sama, law of the game," pungkas Jimmy.

12 hours ago
2
:strip_icc()/kly-media-production/medias/61662/original/jimmy-napitupulu-130509b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7106848/original/061426800_1779890119-1000119043.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7081273/original/056441800_1779861808-Gemini_Generated_Image_2fvdf42fvdf42fvd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528221/original/045047200_1773258676-peralta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6997403/original/082455100_1779767631-dony__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5312289/original/010988600_1754915518-Valdeci_Moreira_gelandang_arema_saat_menghadapi_PSBS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555681/original/096709400_1776178844-1000313605.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5552708/original/085827500_1775820554-Gemini_Generated_Image_v2o2zkv2o2zkv2o2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454875/original/025396400_1766578335-hendri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315888/original/027415800_1755175451-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__64_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286760/original/067371400_1752752751-WhatsApp_Image_2025-07-17_at_18.13.54__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7015200/original/088152800_1779788108-Rafa__thom__dan_jordi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5590629/original/033125600_1778146694-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4888106/original/019132200_1720600173-IMG20240710090246.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469075/original/063243100_1768052175-Aksi_Laskar_Mataram_saat_paruh_pertama._PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5311246/original/012541900_1754842864-Persija_Jakarta_vs_Persita_Tangerang-33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7017961/original/059151600_1779791428-1000430568.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908670/original/014824000_1722697184-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_22.JPG)












:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)








:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)







