Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait meminta para pengembang properti untuk mengakselerasi program pembangunan rumah subsidi di Tanah Air. Program rumah subsidi tersebut antara lain digarap oleh anggota dari Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS).
"Sebagai Menteri, saya akan bersikap adil kepada semua asosiasi, itu posisi saya dan saya berharap tidak ada yang perlu kita perlu tegur, ingatkan, atau lagi beri sanksi. Tolonglah jaga sesuai aturan, tolonglah jaga kepercayaan rakyat, tolonglah jangan kecewakan konsumen," ujar Ara dalam sambutan HUT ke-13 dan Rapat Kerja Nasional ASPRUMNAS di Auditorium Bidakara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Ia pun menegaskan, Pemerintah senantiasa berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Terbukti, saat ini kuota rumah subsidi mencapai jumlah terbesar sepanjang sejarah, yaitu 350 ribu unit.
Di samping itu, Pemerintah juga turut memberikan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis. Kebijakan ini lahir dari kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Saya dengar ASPRUMNAS juga sudah makin berkembang, makin banyak saya lihat, makin semangat. Mari kita melakukan pencapaian-pencapaian," terang dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ASPRUMNAS Muhammad Syawali memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah yang memberikan kemudahan terhadap akses rumah subsidi. Adapun kebijakan yang dimaksud antara lain relaksasi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kredit rumah subsidi, sertifikat hak milik gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kebijakan lainnya yang mampu mendukung pertumbuh ekosistem perumahan nasional.
"Nah ini memang kerja keras Pak Menteri yang penting memonitor, kita juga mengerti hal ini, maka kita juga harus menyadari mencapai target. Kami asosiasi siap ya Pak, wujudkan target Pak Presiden dan Pak Ara," katanya.
(hoi/hoi)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378168/original/023047200_1760212331-562537073_18529363246047097_5022954532577445981_n__1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541724/original/004752700_1774880357-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539719/original/000758000_1774614739-Kep._Solomon_vs_Bulgaria-22.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539807/original/057916100_1774621491-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-08.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511046/original/065039300_1771865641-IMG_0879.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539716/original/098116100_1774614737-Kep._Solomon_vs_Bulgaria-21.jpg)