Lengkap! 10 Syarat dari Iran untuk Akhiri Perang dengan AS-Israel

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran mengajukan proposal balasan berisi 10 poin kepada Amerika Serikat dan Israel melalui mediator Pakistan, yang menegaskan bahwa Teheran hanya akan menerima penghentian konflik dengan jaminan tidak akan diserang kembali.

Menurut laporan IRNA, sebagaimana dikutip Selasa (7/4/2026), proposal disampaikan melalui Pakistan sebagai mediator, dan mencakup sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mengakhiri perang antara Iran, AS, dan Israel.

Dalam dokumen tersebut, Iran menekankan bahwa penghentian konflik harus bersifat permanen, bukan hanya gencatan senjata sementara.

Berikut 10 poin proposal balasan Iran yang disampaikan melalui mediator Pakistan tersebut:

  1. Mengakhiri perang secara permanen dan menolak gencatan senjata sementara.

  2. Menuntut jaminan bahwa Iran tidak akan diserang kembali.

  3. Menghentikan serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon.

  4. Menghentikan seluruh serangan di kawasan, bukan hanya terhadap Iran.

  5. Pencabutan penuh seluruh sanksi Amerika Serikat dan sanksi internasional terhadap Iran.

  6. Sebagai imbalan, Iran akan mencabut blokade dan membuka kembali Strait of Hormuz.

  7. Menyusun protokol jalur aman bagi pelayaran melalui Selat Hormuz.

  8. Iran akan memberlakukan biaya transit sebesar US$2 juta per kapal.

  9. Biaya transit tersebut akan dibagi dengan Oman.

  10. Rekonstruksi infrastruktur yang dihancurkan oleh United States dan Israel diminta sebagai syarat terpisah.

Perlu diketahui AS, Iran, dan sekelompok mediator regional membahas persyaratan untuk kesepakatan dua tahap. Pertama, gencatan senjata 45 hari yang kemudian akan digunakan untuk negosiasi, dan kedua kesepakatan penuh untuk mengakhiri perang.

Menurut sumber, periode 45 hari dapat diperpanjang jika diperlukan lebih banyak waktu untuk pembicaraan.

Mengutip Axios, seorang pejabat AS yang melihat tanggapan Iran tersebut dan menyebutnya "maksimalis". Di sisi lain, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa tanggapan Iran "signifikan" tetapi "tidak cukup baik".

Dia mengatakan "sangat tidak mungkin" dia akan memperpanjang tenggat waktunya lagi. "Saya memberi mereka kesempatan, dan mereka tidak memanfaatkannya," katanya.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bereaksi terkait laporan gencatan senjata. Ia telah memperingatkan Trump terhadap kesepakatan gencatan senjata.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |