Lika-Liku Kiprah Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia: Bisa Jadi Senjata Mematikan dalam Strategi John Herdman

7 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Setelah sekian lama, Saddil Ramdani akhirnya kembali dipanggil di Timnas Indonesia. Winger Persib Bandung itu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Garuda jelang FIFA Matchday pada Juni 2026 sekaligus persiapan tampil di Piala AFF 2026.

Kabar pemanggilan Saddil diumumkan Persib Bandung melalui surat resmi PSSI yang diterima klub. Kembali mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia menandai berakhirnya penantian hampir dua tahun Saddil untuk mengenakan seragam Merah Putih.

Nama Saddil terakhir kali menghiasi daftar pemain Timnas Indonesia pada Januari 2024, saat era Shin Tae-yong, tepatnya dalam laga uji coba kontra Libya menjelang Piala Asia 2023.

"Tiga pemain Persib dipanggil PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia. Ketiga pemain yang mendapatkan "Garuda Calling" berdasarkan surat bernomor 1819/AGB/317/IV-2026 itu adalah Thom Haye, Marc Klok, dan Saddil Ramdani," bunyi pernyataan resmi Tim Maung Bandung di situs klub.

Bola Break kali ini membahas persaingan juara BRI Super League 2025/2026 dan isu passport pemain Timnas Indonesia. Persib hampir juara, namun Borneo FC dan Persija masih mengintai peluang di papan atas.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Menyala di Persib

Kembalinya Saddil ke Timnas Indonesia tak lepas dari kontribusinya bersama Persib Bandung sepanjang musim ini. Ia bergabung ke Maung Bandung sejak awal musim ini, setelah cabut dari klub lamanya di Malaysia, Sabah setelah empat tahun berkarier.

Dari 29 penampilan di semua kompetisi musim ini, Saddil sukses menyumbang empat gol dan satu assist. Torehan tersebut cukup untuk menarik perhatian jajaran pelatih Timnas Indonesia.

Kecepatan, kreativitas, dan pengalaman internasionalnya menjadi nilai tambah penting di tengah kebutuhan Tim Garuda akan opsi serangan yang lebih variatif.

"Bagi ketiga pemain, ini adalah pemanggilan pertama pada tahun ini. Sebelumnya, ketiganya tidak memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Series di bulan Maret 2026."

"Pemusatan latihan tersebut direncanakan pada 26 hingga 30 Mei 2026 di Jakarta. Pihak PSSI mengharapkan para pemain sudah dapat berkumpul di Jakarta pada 26 Mei 2026," lanjut pernyataan Persib.

Potensi Besar Sejak Remaja

Saddil Ramdani menunjukkan potensi besar saat masih remaja. Ia bahkan mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia level senior pada saat usianya baru 18 tahun.

Momen debutnya terjadi ketika Timnas Indonesia menghadapi Myanmar dalam sebuah laga persahabatan pada 21 Maret 2017 atau sembilan tahun silam.

Saddil Ramdani mencuri perhatian pelatih Luis Milla saat itu, dengan langsung menjadi starter melawan Myanmar. Ia bermain selama 72 menit dan langsung berkontribusi dengan satu assist untuk kemenangan 3-1.

Terakhir kali Saddil memperkuat Timnas Indonesia adalah di era kepelatihan Shin Tae-yong. Ia ikut tampil ketika Indonesia kalah 1-2 dari Libya dalam laga uji coba pada 5 Januari 2024, dan skuad Garuda kalah 1-2.

Secara keseluruhan, Saddil Ramdani memainkan 19 laga dengan 11 gol bersama Timnas Indonesia U-19, lalu mengumpulkan tiga caps bersama Timnas Indonesia U-20. Bersama Timnas Indonesia U-23, Saddil bermain 17 kali dan mencetak tiga gol.

Puncaknya adalah caps di Timnas Indonesia senior dengan 26 penampilan dan mencetak dua gol. Torehan dua golnya masing-masing dilesakkan ke gawang Nepal (14 Juni 2022) dan Filipina (21/112023).

Kemampuan Saddil Ramdani

Pemain berusia 27 tahun ini dikenal sebagai pemain berposisi sayap dan punya gaya bermain eksplosif serta cepat. Soal kecepatan dan dribel, Saddil cukup andal dalam duel satu lawan satu dan memiliki kecepatan tinggi untuk membongkar pertahanan lawan dari sisi sayap.

Saddil Ramdani juga punya kualitas tembakan dengan kaki kirinya. Ia memiliki akurasi tembakan kaki kiri yang mematikan, sering mencetak gol dari luar kotak penalti.

Kemudian soal visi bermain dan kreativitas, Saddil sering menjadi penyedia asis bagi rekan setimnya. Meskipun dominan kiri, ia memiliki kekuatan kedua kaki yang sama baiknya.

Memiliki peran sentral di sektor sayap kanan maupun kiri, keberadaan Saddil Ramdani akan membawa dampak positif bagi ramuan strategi pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Punya pergerakan cepat dan lincah, Saddil akan dimanfaatkan sebagai senjata mematikan dalam skema permainan sayap.

Di sisi kiri, ia bisa menambah kedalaman selain ada Ragnar Oratmangoen atau bahkan Dony Tri Pamungkas. Kemudian jika dicoba di sisi kanan, Saddil akan semakin menambah daya ledak selain ada sosok Beckham Putra, Yakob Sayuri, atau Eliano Reijnders.

Read Entire Article
| | | |