Menteri Ara Temui Bos BRI, Bahas ini!

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Hery Gunardi melakukan pertemuan untuk membahas Kredit Usaha Rakyat (KUR), Perumahan untuk UMKM, Rumah Subsidi Tapak, Rumah Subsidi Rusun, dan Kota Baru Satelit. 

Ara menjelaskan sebanyak tiga profesi yang berhak menerima KUR. Di antaranya kontraktor, pengembangan, dan toko bangunan.

"Kriterianya dari segi permodalan maksimal Rp10 miliar, dari segi omset maksimal Rp50 miliar," ungkap Ara di Kawasan Sentra BRI, Jln. Jenderal Sudirman Kav 44-46, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2026).

Menurut dia, KUR ini memberikan dua manfaat. Pertama adalah revolving pinjaman hingga Rp20 miliar dan subsidi sebesar 5%.

"Jadi contoh, tadinya pinjam di bank seorang UMKM, yang berprofesi sebagai kontraktor, bunganya 11%. Dengan subsidi ini, jadi 6%," jelas dia.

Dia menegaskan skema ini menciptakan kelas menengah baru sebab bunga yang diberikan cenderung rendah. Selain itu, skema ini juga turut menciptakan pemerataan ekonomi.

"Kedua dari segi demand, untuk 100 juta ke bawah, itu tidak perlu jaminan untuk membeli, membangun, dan renovasi rumah," terang dia.

Sementara untuk Kredit Program Perumahan (KPP), Ara memaparkan bahwa realisasi KPP nasional per 25 Mei 2026 total telah mencapai Rp16,8 triliun.

"Debiturnya dari segi supply, itu ada Rp1,875 nasabah. Dari segi demand, 78,001 orang," jelas Ara.

Sementara kata dia penyaluran program KPP PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk per 25 Mei 2026 sebanyak Rp9,2 triliun dengan supply 752 nasabah senilai Rp1,1 triliun. Dan dari segi demand, hingga 65.576 nasabah senilai Rp8,1 triliun atau 54% dari realisasi KPP nasional.

Ara pun mengapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia atas capaian itu. Bahkan BRI menambah kuota penyaluran KPP menjadi Rp12 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun.

"Rp8 triliun sudah terserap semua. Sekarang sudah Rp9,2 triliun. Jadi kalau tidak salah, ini di bulan April ya, bulan April atau awal Mei ya, paling lama BRI sudah 100%," tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama,  Hery Gunardi menegaskan pihaknya mendukung program tersebut, terutama dalam pemerataan ekonomi. Dukungan tersebut berlakunya program tersebut di seluruh cabang BRI yang tersebar di Indonesia.

"BRI ini punya cabang banyak ya, tersebar di seluruh Indonesia, 7.500 cabang lebih, yang terdiri dari cabang dan juga unit," ungkap Hery.

"Ini masyarakat ataupun juga nasabah, bisa mendatangi cabang kita yang memang luas kan, ada di mana-mana, dan program ini berlaku di semua cabang," tambah Hery.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |