Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) telah mengoperasikan sembilan wilayah kerja (WK) atau blok minyak dan gas baru (migas) baru sepanjang 2025. Hal ini sebagai bagian dari strategi perusahaan menjaga dan meningkatkan cadangan migas nasional.
Direktur Manajemen Risiko Pertamina Hulu Energi (PHE) Whisnu Bahriansyah mengatakan, sepanjang 2025 PHE telah melakukan berbagai upaya eksplorasi.
"Jadi kita di tahun 2025 kemarin sudah banyak melakukan upaya-upaya eksplorasi," kata Whisnu dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, dikutip Kamis (19/2/2026).
Ia lantas memerinci, pada 2025 PHE mengembangkan sembilan wilayah kerja migas baru tersebut. Di antaranya yakni East Natuna, Peri Mahakam, Bunga, Melati, North Ketapang, Binaiya, Lavender, Bobara, serta WK SK510 yang berada di Malaysia.
"Nah, upaya-upaya eksplorasi ini memang kita lakukan tujuannya untuk mempertahankan cadangan kita, untuk meningkatkan cadangan kita," katanya.
Whisnu memandang produksi migas tanpa diimbangi kegiatan eksplorasi akan menyebabkan cadangan semakin menipis. Karena itu, kegiatan eksplorasi dilakukan untuk mempertahankan cadangan.
"Nah, kegiatan eksplorasi ini adalah bagaimana caranya kami untuk mempertahankan cadangan itu sehingga kami bisa berproduksi terus ke masa depan tanpa harus ketakutan cadangan kita yang ada itu habis," tambahnya.
Perlu diketahui, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil mencatatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD). Produksi tersebut terdiri atas minyak sebesar 557 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas bumi sebesar 2,76 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).
PHE juga mencatatkan kinerja signifikan dalam penguatan sumber daya dan cadangan migas. Penemuan sumber daya migas kategori 2C mencapai 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE), dengan kontribusi terbesar dari sumur Migas Non-Konvensional (MNK) di area Aman Trough di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Sementara penambahan cadangan terbukti (P1) tercatat sebesar 313,7 juta barel setara minyak (MMBOE).
(wia)
Addsource on Google





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425735/original/089258700_1764236014-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH_Borneo_FC_Samarinda_vs_Bali_United_FC__2_.png)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5048041/original/074776600_1734010897-20241212AA_Asean_Cup_2024_Indonesia_vs_Laos-17.JPG)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182679/original/046922700_1744100626-Timnas_Indonesia_-_Beragam_ekspresi_Nova_Arianto_copy.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)