Pelatih Persijap Tegaskan Kemenangan Jadi Harga Mati saat Hadapi Persis: Berebut Kesempatan Tinggalkan Zona Merah

13 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menegaskan bahwa anak asuhnya bakal memiliki strategi yang berbeda saat menghadapi Persis Solo dalam duel bertajuk Derby Jawa Tengah pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.

Dalam pertandingan yang bakal berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 malam WIB itu, Mario Lemos berharap Persijap Jepara bisa belajar dari laga sebelumnya menghadapi Bali United.

Pasalnya, menurut Mario, Laskar Kalinyamat dibuat kesulitan saat menghadapi Serdadu Tridatu yang bermain dengan garis pertahanan rendah. Situasi ini sangat jarang ditemui Persijap, dan Mario tak menampik jika strategi lawan cukup efektif.

“Saya pikir, pertandingan selanjutnya melawan Persis Solo akan berbeda. Menurut saya, laga ini juga bakal tidak mudah. Sejujurnya, kami tidak terbiasa menghadapi tim seperti Bali United pada laga sebelumnya,” kata Mario Lemos.

“Saat bermain di kandang, mereka bertahan dengan garis pertahanan yang sangat dalam. Tentu saja ini adalah strategi pilihan mereka. Namun, hal itu memang akhirnya membuat kami kesulitan. Itu adalah strategi yang bagus,” lanjut dia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Harus Kalahkan Persis Solo

Duel antara Persijap kontra Persis memang bakal sangat penting bagi kedua tim. Sebab, mereka saat ini sama-sama terpuruk di papan bawah. Persijap menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 19 poin, sedangkan Persis di urutan ke-17 dengan 16 poin.

Mario Lemos mengingatkan anak asuhnya bahwa partai menghadapi Laskar Sambernyawa bakal sangat berbeda dari laga sebelumnya. Dia menegaskan, Laskar Kalinyamat harus bisa mengamankan poin penuh karena bermain di kandang sendiri.

“Memang, bagi saya, bisa mendapatkan poin di Bali bukanlah hal yang buruk. Namun, partai menghadapi Persis Solo bakal menjadi pertandingan yang sepenuhnya berbeda yang harus kami hadapi,” ujar Mario Lemos.

“Kami bakal bermain di Jepara, di kandang kami, menghadapi tim yang tentu saja harus bisa kami kalahkan,” lanjut pelatih berusia 39 tahun yang sempat ditunjuk jadi Direktur Teknik (Dirtek) Persijap itu.

Persijap Punya PR

Selain itu, Mario juga menyinggung soal beberapa pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh anak asuhnya. Catatan-catatan ini wajib diperhatikan jika Persijap tak ingin dipermalukan Persis di kandangnya sendiri.

“Saya pikir kami harus jauh lebih tajam ketika sudah memasuki area sepertiga akhir. Kami harus bisa memenangkan second-ball dan tampil dengan energi yang lebih besar,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

“Sebab, bagaimanapun juga, kami berada di kubu yang lebih membutuhkan poin. Ketika membutuhkan poin, maka Anda harus pantang putus asa dan berjuang lebih keras dari orang-orang lain,” imbuhnya.

Demi Lolos Degradasi

Duel antara Persijap Jepara kontra Persis Solo bakal sangat menentukan konfigurasi penghuni papan bawah atau zona merah klasemen sementara. Jika Persijap menang, mereka bisa melesat jauh meninggalkan posisinya.

Sementara itu, Laskar Sambernyawa juga memiliki peluang untuk lolos dari posisi tiga terbawah. Namun, mereka harus menang dengan margin lebih dari dua gol untuk menggusur posisi Persijap demi menciptakan keunggulan head-to-head.

Sebagai informasi, pada putaran pertama lalu, Persijap secara mengejutkan mampu mencuri tiga poin dari markas Persis Solo setelah menang dengan skor 2-1 dalam duel di Stadion Manahan, Solo, pada 13 September 2025.   

Read Entire Article
| | | |