Persib Angkat Kaki dari AFC Champions League 2, Bojan Hodak Soroti Wasit

5 hours ago 1

Bola.com, Bandung - Langkah Persib Bandung di ajang AFC Champions League 2 2025/2026 terhenti di babak 16 besar. Maung Bandung gagal melaju ke perempat final setelah kalah agregat dari wakil Thailand, Ratchaburi FC.

Pada leg kedua yang digelar di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026) malam, Persib hanya mampu meraih kemenangan tipis lewat satu gol Andrew Jung.

Hasil tersebut tak cukup untuk membalikkan keadaan, mengingat pada leg pertama, 11 Februari lalu, Persib tumbang 0-3 di kandang Ratchaburi, Thailand.

Situasi semakin sulit ketika Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Uilliam Barros menerima kartu merah pada masa injury time babak pertama sehingga membuat kekuatan Maung Bandung pincang pada babak kedua.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai anak asuhnya sudah tampil cukup baik, terutama di babak pertama. Ia menegaskan bahwa timnya mampu menciptakan sejumlah peluang, bahkan sempat mencetak gol yang kemudian dianulir.

“Saya percaya jika kami bermain dengan sebelas pemain, kami bisa lolos,” tegas Bojan Hodak selepas pertandingan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Soroti Wasit

Pelatih Persib asal Kroasia itu juga menyoroti kepemimpinan wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani. Meski tak ingin berbicara terlalu jauh, Bojan mengisyaratkan ada sejumlah keputusan yang patut dipertanyakan.

“Sayangnya saya tidak bisa banyak berbicara. Ada banyak hal yang ingin saya sampaikan, bukan hanya soal keputusan itu, tetapi banyak hal lainnya,” imbuh Bojan.

Manajemen Persib diakui Bojan akan menyampaikan keberatan secara resmi kepada federasi agar mendapat peninjauan lebih lanjut.

Namun Bojan menyadari, apa pun hasilnya nanti, tidak akan mengubah fakta bahwa Persib harus angkat kaki dari kompetisi level Asia musim ini.

Badai di Leg Pertama

Menurutnya, persoalan utama justru terjadi di leg pertama ketika performa tim jauh dari harapan.

“Saya rasa masalah sebenarnya ada di pertandingan pertama. Di laga itu, kami tidak berada di level yang seharusnya. Itu kenyataannya. Sekarang kami harus fokus ke liga kembali,” ucapnya.

Meski tersingkir, Bojan tetap melihat sisi positif dari penampilan timnya, khususnya di babak pertama leg kedua.

“Yang jelas jika kami bermain seperti di babak pertama tadi, saya yakin kami bisa meraih hasil yang baik,” tegas pelatih berusia 54 tahun ini.

Read Entire Article
| | | |