Selepas Laga Panas Persib Vs Persebaya di GBT, Umuh Muchtar Sentil Keras Kepemimpinan Wasit Eko Saputra

8 hours ago 2

Bola.com, Surabaya - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengaku geram dengan kepemimpinan wasit Eko Saputra pada laga Persib kontra Persebaya Surabaya. Duel di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026), berakhir dengan skor imbang 2-2.

Menurut Umuh, sejak awal dirinya sudah menduga kinerja wasit pada laga tersebut bakal menjadi sorotan. Dia bahkan telah mengingatkan potensi kontroversi sebelum laga dimulai.

"Saya bilang ini hati-hati bermasalah. Akhirnya kejadian begini. Wasit akhirnya viral seperti yang saya katakan," ucap Umuh kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Umuh menilai sejumlah keputusan Eko Saputro banyak yang merugikan Persib Bandung. Bahkan, ada beberapa momen yang dianggap janggal hingga memicu protes dari Tim Maung Bandung.

"Wasit seperti kelihatan sekali sudah ada yang menjamin gitu. Dia seperti sudah ada jaminan, dia tidak akan dipecat atau diberhentikan dari wasit gitu. Wasit laga-laga sebelumnya sudah bagus, tetapi tercoreng dengan wasit seperti ini," ungkapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Menyoroti 2 Momen Krusial

Sorotan tajam juga diarahkan terhadap dua momen krusial pada laga tersebut, yakni ketika gol Kakang Rudianto dianulir dan benturan antara Bruno Moreira dengan Federico yang yang berujung penalti untuk Persebaya.

"Itu sudah dekat dan sudah jelas. Kalau kita cetak gol wasit cek VAR, apapun cek VAR. Ini yang tidak jelas. Yang penalti itu kan tidak ada pelanggaran, itu hanya duel," jelas Umuh.

Pria berusia 77 tahun itu juga menyinggung kartu kuning kepada pelatih Bojan Hodak. Menurut Umuh, Bojan tidak melakukan protes berlebihan, tetapi wasit langsung mengeluarkan kartu kuning.

"Bojan juga sudah enggak bisa ngomong banyak karena teriak apa-apa langsung di kartu kuning. Lucu kan aneh gitu. Jadi kaya ada rencana Bojan gerak langsung di kartu. Wajar kalau pelatih teriak karena kecewa," terangnya.

Melayangkan Surat Keberatan

Pasca-pertandingan tersebut, Umuh Muchtar memastikan pihaknya bakal melayangkan surat keberatan kepada PSSI atas kinerja wasit Eko Saputra. Ia berharap pertandingan besar ke depannya dipimpin wasit asing.

"Saya sudah bikin surat keberatan. Kalau pertandingan besar seperti ini, minimal wasit asing kan kita ada wasit asing yang sudah kontrak. Kalau ada orang asing yang mimpin itu normal," ujarnya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Umuh mengaku puas dengan performa anak asuhnya pada laga tersebut. Meski sempat tertinggal 0-1, pasukan Bojan Hodak tersebut menunjukkan semangat juang tinggi.

"Kalau permainan mah sudah puas. Saya kan kasih motivasi mereka, kamu bisa kejar, pemain harus ada keinginan untuk menang. Kita juga sebenarnya punya banyak peluang, sempat ada yang kena tihang gawang," kata Umuh.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
| | | |