Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menjelaskan pengembangan sistem Online Single Submission (OSS) belum sepenuhnya terealisasi karena pemerintah melakukan upgrade sistem secara menyeluruh agar mampu terintegrasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.
Menurut dia, perubahan signifikan pada OSS mulai dilakukan setelah terbitnya PP Nomor 28 Tahun 2025 yang memungkinkan integrasi layanan perizinan secara elektronik dengan kementerian dan instansi terkait.
"Mengenai OSS betul sekali memang sebenarnya memang ada perubahan yang signifikan kalau boleh saya laporkan memang sejak adanya PP 28 yang itu mohon maaf sejak Oktober 2025 sehingga kami bisa mengintegrasikan secara elektronik dengan kementerian lain. Jadi memang kami harus meng-upgrade karena kalau tidak sistem kami menjadi berat," kata Rosan saat RDP bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (15/7/2026).
Rosan membeberkan proses peningkatan sistem sempat terkendala karena anggaran baru diterima pada Oktober 2025. Hal ini lantas membuat waktu pelaksanaan proyek tidak mencukupi sehingga proses pengadaan harus diulang.
"Jadi vendor-vendor ini waktunya tidak mencukupi sehingga kami harus mengulang tender itu lagi. Jadi memang ada anggaran yang tidak terserap di OSS. Tapi memang justru yang kita lakukan ini dalam rangka oke akhirnya kita menggunakan anggaran pemeliharaan," kata dia.
Meski begitu, Rosan menegaskan pihaknya akan tetap melanjutkan pengembangan OSS dengan memanfaatkan anggaran pemeliharaan yang tersedia.
Adapun, upgrade tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan OSS melalui penerapan teknologi yang lebih modern, termasuk penggunaan blockchain dan Artificial Intelligence (AI).
"Justru sekarang kita menggunakan mengintegrasikan dengan sistem blockchain dan juga dengan AI yang ada. Jadi program ini memang multi-years dan kebetulan kita juga selalu memonitor ini harapannya ini akan menjadi lebih lebih baik karena ini diintegrasikan secara elektronik dengan kementerian yang dulu mungkin belum dilakukan," kata Rosan.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174417/original/068290200_1742926263-Timnas_Indonesia_vs_Bahrain-13.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378168/original/023047200_1760212331-562537073_18529363246047097_5022954532577445981_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541724/original/004752700_1774880357-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392662/original/015477500_1761480498-570444906_17988467495902645_8612739450593707224_n.jpg)

