Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak Steam buka suara soal rating game bermasalah dalam platformnya. Rating yang tidak akurat disebut karena adanya bug dan miskomunikasi.
"Sebuah bug teknis dan miskomunikais membuat rating yang tidak akurat dan tidak lengkap ditampilkan sementara di Steam antara tanggal 2-5 April," kata Steam dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (8/4/2026).
Steam mengatakan telah menghapus rating bermasalah tersebut. Rating berbasis Indonesia Game Rating System atau IGRS untuk pengguna di Indonesia baru akan ditampilkan setelah dilakukan beberapa langkah lagi oleh pihak platform.
"Masih ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum kami siap sepenuhnya menghasilkan dan menampilkan rating usia yang disetujui IGRS kepada pelanggan di Indonesia," jelas Steam.
"Kami mohon maaf atas kebingungan yang mungkin disebabkan oleh kesalahan ini".
Pembicaraan antara Valve yang menaungi Steam dengan pemerintah dan lembaga IGRS telah dilakukan selama dua tahun terakhir. Ini dilakukan untuk membangun sistem tampilan rating usia bagi pelanggan Steam di tanah air.
Sistem ini dibangun, Steam mengatakan dengan informasi yang diberikan pengembang soal game yang pada akhirnya menghasilkan rating berdasarkan IGRS.
Rating yang ditampilkan adalah informasi untuk pelanggan mengenai konten dan kelompok usia minimum yang menjadi target tiap game.
Sebagai informasi, Steam merupakan platform distribusi game yang dikembangkan Valve Corporation. Sistemnya mirip seperti toko aplikasi Play Store dan App Store untuk aplikasi di ponsel.
Dalam laman Bantuan, Steam menjelaskan ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan. Misalnya pemain dapat melakukan pembelian dan mengunduh game melalui internet.
Selain itu mendaftarkan game Valve versi ritel dan beberapa game pihak ketiga. Akses game melalui PC yang terhubung dalam jaringan Steam.
Kemampuan lain adalah melihat game yang dimainkan dan bergabung dengan pemain lain. Selain itu berkomunikasi dari komunitas sambil bermain game.
Steam juga memastikan game diperbarui secara otomatis. Beberapa game yang ada di dalam platform ini seperti Counter-Strike-2, Starfield, hingga Crimson Desert.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital juga menyebutkan terdapat kejanggalan pada rating yang disematkan di Steam. Misalnya PUBG yang seharusnya dimainkan orang dewasa namun diberi rating 3+.
"Ini sangat aneh menurut kami dan sangat janggal," kata Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana dalam konferensi pers, di kantor Komdigi, Selasa (7/4/2026).
Dia menjelaskan Komdigi akan melakukan investigasi secara internal dan eksternal mencari akar permasalahan yang ada. Kementerian dan Steam juga telah bertemu sebagai tindaklanjut polemik rating tersebut.
"Kita sepakat untuk melakukan investigasi di internal Komdigi dan eksternal di pihak Steam," ucapnya.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)
