Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan telah memberikan akses penuh kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penggeledahan di seluruh area kementerian. Langkah ini diambil setelah dirinya lebih dulu meminta izin kepada Presiden Prabowo.
Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk transparansi dan komitmen untuk tidak menghalangi proses hukum yang sedang berjalan.
"Saya kemudian lapor ke Bapak Presiden dan saya mengatakan ke Bapak Presiden, 'Pak, saya izin kasih akses kepada seluruh penyidik kepada departemen manapun,'" ujar Dody.
Menurutnya, Prabowo langsung memberikan dukungan atas langkah tersebut. Hal ini sekaligus menghilangkan keraguan penyidik untuk masuk ke area kementerian, termasuk ruang kerja menteri.
"Beliau support dan langsung memberikan izin," katanya.
Dody menegaskan bahwa penggeledahan tidak hanya terbatas pada satu lokasi, melainkan mencakup seluruh gedung di lingkungan Kementerian PU. Keterbukaan ini penting agar tidak muncul kesan adanya perlakuan berbeda terhadap unit tertentu.
Selain itu, ia juga menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab apabila nantinya ditemukan pelanggaran.
"Kalau memang nantinya memang saya salah ya saya salah. Harus siap lah," ucapnya.
Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat mengikuti rapat dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/DPR RI)
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat mengikuti rapat dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/DPR RI)
Ia juga mengakui bahwa penyidik sempat berhati-hati ketika hendak masuk ke ruang menteri, sehingga diperlukan izin khusus dari Presiden.
Dody menambahkan bahwa dirinya sengaja menjaga jarak dari detail penyidikan untuk menghindari konflik kepentingan.
"Saya sengaja tidak mau tanya detail karena saya menganggap sudah di ranahnya aparat penegak hukum," ujarnya.
Ia pun menegaskan bahwa seluruh proses kini sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
"Sudahlah, ini kan sudah penegak hukum ya sudahlah biarlah teman-teman di penegak hukum yang memproses ini semua," katanya.
(fys/wur)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)