Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk fokus menjalankan strategi dekarbonisasi yang terarah melalui inisiatif GoZero% dan didukung transition pathway serta emission pathway menuju Net Zero Emissions 2060. Target penurunan emisi Scope 1 dan Scope 2 sebesar 20% pada 2030 menjadi arah yang jelas.
"Fokus ini dipilih karena kedua scope tersebut merupakan area yang paling dapat dikendalikan melalui efisiensi energi dan perubahan sumber listrik," ungkap pihak Telkom dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (8/4/2026).
Di tengah pertumbuhan jaringan, Telkom tetap menunjukkan upaya konsisten dalam menekan emisi operasional langsung serta meningkatkan efisiensi di berbagai lini. Untuk mencapai target tersebut, Telkom mengandalkan enam lever dekarbonisasi yang telah dijalankan secara terintegrasi.
Pada Lever pertama, perusahaan fokus pada efisiensi energi dan modernisasi teknologi, termasuk optimalisasi perangkat, sistem pendinginan, serta pemanfaatan AI dan IoT untuk mengontrol konsumsi energi secara real-time. Selanjutnya, elektrifikasi operasional dilakukan melalui pengurangan penggunaan genset diesel dan transisi ke kendaraan listrik dengan target 100% elektrifikasi penuh armada pada 2040.
Di sisi pasokan energi, pemanfaatan energi terbarukan terus diperluas, dengan target pembangunan lebih dari 14 MWp solar PV pada 2030. Implementasi awal mencakup 275 BTS berbasis energi surya dan mikrohidro. Upaya ini diperkuat melalui Renewable Energy Certificate (REC) dan Power Purchase Agreement (PPA) untuk memastikan penggunaan energi bersih yang terverifikasi.
Sebagai pelengkap, carbon offset digunakan secara selektif untuk menyeimbangkan emisi residual. Di luar itu, pendekatan ekonomi sirkular juga diterapkan, seperti pengelolaan 80% limbah kabel fiber optik (176 ribu kg) dan program reuse perangkat, yang tidak hanya menekan emisi tetapi juga menghasilkan efisiensi biaya.
Selain itu, faktor eksternal seperti dukungan kebijakan pemerintah dalam transisi energi nasional juga menjadi bagian dari ekosistem dekarbonisasi, terutama dalam mendorong penggunaan energi yang lebih rendah emisi di tingkat sistem kelistrikan. Implementasi dekarbonisasi juga diperkuat melalui pendekatan operasional yang lebih luas.
Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan efisiensi berjalan lebih konsisten, sementara penerapan prinsip ekonomi sirkular membantu menekan emisi dari sisi material dan siklus hidup aset. Lebih dari sekadar komitmen, dekarbonisasi kini menjadi panduan strategis perusahaan dalam mencapai operasional rendah karbon sekaligus target Net Zero Emissions 2060.
Keberadaan transition pathway dan emission pathway mencerminkan keseriusan Telkom dalam mengelola emisi secara terukur, transparan, dan berbasis data, serta memastikan setiap inisiatif tetap berjalan pada jalur yang sesuai dengan target.
Dengan langkah yang semakin terstruktur, dekarbonisasi menjadi bagian inti dari strategi bisnis Telkom, memastikan pertumbuhan ekonomi digital tetap selaras dengan upaya menuju masa depan rendah karbon.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)
