Jakarta, CNBC Indonesia - Singapura dan China telah resmi menandatangani nota kesepahaman (M0U) terkait kerja sama dalam penggunaan teknologi nuklir untuk tujuan damai pada hari Senin. Penandatanganan bersejarah ini dilakukan tepat saat Singapura tengah gencar membangun kemampuannya untuk menilai potensi penerapan energi nuklir di masa depan.
Mengutip Channel News Asia, Selasa (18/8/2026), kesepakatan antara Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura (MTI) dan Otoritas Energi Atom China (CAEA) ini merupakan kelanjutan dari rentetan langkah strategis negara tersebut. Singapura sebelumnya diketahui tengah aktif menjalin berbagai kerja sama serupa dengan berbagai mitra internasional seperti Amerika Serikat (AS), Prancis, dan Korea Selatan.
Pihak MTI dalam rilis resminya menyatakan bahwa kesepakatan MOU dengan China ini akan sangat mendukung segala upaya negara tersebut. Langkah ini secara spesifik difokuskan pada pengembangan kemampuan independen Singapura untuk membuat penilaian yang objektif dan teknis mengenai potensi penyebaran energi nuklir.
"Keterlibatan dengan mitra internasional juga akan berkontribusi pada persiapan Singapura untuk misi Fase 1 Tinjauan Infrastruktur Nuklir Terintegrasi (INIR) dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pada tahun 2027," papar MTI.
Perjanjian krusial tersebut ditandatangani langsung oleh Sekretaris Tetap MTI Bidang Energi dan Perdagangan, Augustin Lee, bersama dengan Wakil Ketua CAEA, Liu Jing. Prosesi kerja sama antarnegara ini turut disaksikan oleh Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Dr Tan See Leng, dan Ketua CAEA, Shan Zhongde.
Di bawah payung kesepakatan ini, Singapura dan China akan bekerja sama secara mendalam di berbagai bidang penting. Ruang lingkup tersebut mencakup penilaian keselamatan dan teknis mengenai teknologi reaktor nuklir, pelatihan tenaga kerja, hingga kunjungan ilmiah. Selain itu, kerja sama ini juga mengatur perihal edukasi dan keterlibatan publik, penjagaan keselamatan dan keamanan nuklir, serta perluasan dari pengaplikasian teknologi nuklir itu sendiri.
Sebelumnya pada bulan April lalu, Singapura telah lebih dulu menandatangani perjanjian kerangka kerja berdurasi lima tahun dengan IAEA. Pakta ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas negara dalam menilai teknologi energi baru, memperkuat pemantauan radiasi lingkungan, meningkatkan pengujian keamanan dan radiokimia pangan, serta memajukan pencitraan nuklir maupun terapi kanker.
Pada bulan yang sama, Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) Singapura juga telah meneken memorandum kerja sama dengan Komisi Pengaturan Nuklir AS. Kesepakatan ini secara khusus berfokus pada pengembangan program pelatihan untuk divisi keselamatan nuklir NEA yang baru saja dibentuk.
Program bersama otoritas Paman Sam tersebut memungkinkan para petugas NEA untuk mengikuti berbagai kursus intensif dan penugasan lapangan secara langsung. Area pelatihannya mencakup regulasi reaktor, penilaian keselamatan, dan prosedur inspeksi guna memperdalam pengetahuan regulasi nuklir milik Singapura.
Sebagai informasi, Singapura sebelumnya memang telah mengumumkan berbagai rencana untuk melakukan studi mendalam mengenai keselamatan nuklir dan dampak dari fasilitas tenaga nuklir terhadap lingkungan. Arah kebijakan ini sejalan dengan pidato Anggaran 2025 yang sempat disampaikan oleh Perdana Menteri Lawrence Wong terkait rencana jangka panjang negaranya.
"Pemerintah akan mempelajari potensi penyebaran tenaga nuklir dan secara sistematis membangun kemampuan di bidang tersebut," ungkapnya.
(tps)
[Gambas:Video CNBC]

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5563444/original/076459000_1776870755-rakha.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560726/original/010388300_1776679757-HGVqeRxaUAAGzAN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558718/original/041624500_1776476442-20260417IQ_Persebaya_Surabaya_vs_Madura_United-43.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312155/original/068813000_1754906267-1000195601.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563424/original/086346500_1776866033-SaveGram.App_672519274_18462910561104986_689588659840995763_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447000/original/005426100_1765946655-milo.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5588928/original/089544700_1778143903-1000412385.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550317/original/012878700_1775650894-IMG_8839.jpg)