Ucapan Tak Terduga Menperin Agus Respons Diler Mobil Jepang Tutup Lagi

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita buka suara merespons fenomena tutupnya diler (dealer) mobil merek Jepang dan berganti menjadi diler mobil China

Agus mengatakan fenomena tutupnya beberapa diler merek kendaraan Jepang menjadi tantangan bagi merek Jepang, di mana hal ini merupakan bagian dari dinamika pasar otomotif di Indonesia.

"Terkait diler mobil Jepang yang tutup, saya kira itu juga challenge untuk brand Jepang, karena semuanya ini kan berkaitan dengan market, jadi dia harus bisa menyesuaikan apa yang menjadi keinginan market di Indonesia," kata Agus kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, seharusnya produsen mobil merek Jepang sudah bisa melihat perkembangan pasar otomotif di Indonesia, di mana saat ini kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tengah gencar dan diminati oleh masyarakat Indonesia.

"Produsen Jepang juga harus bisa melihat, mulai membaca bahwa policy kita akan lebih cepat shifting kepada penggunaan mobil-mobil berbasis EV," lanjutnya.

Apalagi saat ini, pemerintah tengah menggencarkan kendaraan listrik sebagai bentuk antisipasi dampak dari konflik di Timur Tengah ke energi, terutama BBM.

"Ini pelajaran yang begitu luar biasa dari konflik di Timur Tengah. Saya kira itu produsen-produsen Jepang harus bisa melihat bahwa kita akan shifting ke situ (EV), dan ini arahan langsung dari Bapak Presiden (Prabowo), agar kita bisa segera full kepada EV, baik itu motor maupun mobil, termasuk truk, termasuk bus juga, sehingga produsen-produsen mobil Jepang harus bisa menyesuaikan," jelasnya.

Sebelumnya, fenomena tutupnya diler mobil Jepang kembali terjadi di tengah persaingan industri otomotif nasional yang semakin ketat.

Terbaru, salah satu jaringan diler Honda di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, resmi menghentikan operasionalnya.

Masuknya pabrikan China dengan strategi agresif dinilai menjadi salah satu faktor utama perubahan lanskap pasar otomotif nasional. Mereka menawarkan harga lebih kompetitif dengan teknologi dan fitur yang dinilai lebih segar, sehingga mampu menarik minat konsumen.

Di sisi lain, kinerja penjualan Honda dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan. Data industri mencatat penjualan yang sempat mencapai lebih dari 128 ribu unit pada 2023 turun menjadi sekitar 103 ribu unit pada 2024, dan kembali merosot ke kisaran 71 ribu unit pada tahun berikutnya. Penurunan ini bahkan lebih rendah dibandingkan capaian saat pandemi 2020.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap keberlangsungan jaringan dealer. Beban operasional yang tinggi tidak lagi sebanding dengan volume penjualan yang terus menurun, mendorong sebagian pelaku usaha untuk beradaptasi dengan mengganti merek yang dinilai lebih menjanjikan.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menyebut penurunan ini terjadi secara menyeluruh di pasar otomotif nasional.

"Yang jelas kelihatan memang ada penjualan menurun secara keseluruhan. Sementara di sisi lain lagi memang ada banyak pemain baru yang juga masuk," ujarnya.

Ia menambahkan, faktor daya beli menjadi penyebab utama pelemahan pasar. "Turunnya itu bukan karena masalah brand-nya, tapi lebih cenderung ke daya belinya yang sedang menurun," katanya.

Penutupan ini menambah daftar dealer yang lebih dulu angkat kaki di tengah tekanan pasar yang kian berat. Informasi tersebut sempat disampaikan melalui media sosial resmi dealer sebelum akhirnya dihapus. Meski showroom telah ditutup, layanan konsumen disebut tetap dapat diakses melalui jaringan lain dalam grup yang sama.

Fenomena ini bukan kejadian tunggal. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah dealer Honda di berbagai kota seperti Bandung, Surabaya, Bekasi, hingga Tangerang juga diketahui menghentikan operasional atau beralih menjual merek lain. Pergeseran terlihat jelas, di mana sebagian showroom kini mulai diisi oleh merek-merek otomotif asal China.

Bangunan dealer Honda menjalani renovasi usai operasionalnya dihentikan di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Foto: Bangunan dealer Honda menjalani renovasi usai operasionalnya dihentikan di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Bangunan dealer Honda menjalani renovasi usai operasionalnya dihentikan di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |