Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menyelenggarakan Food Summit 2026 "Indonesia Food Safety Urgency: Towards a New Policy Framework" yang ditujukan untuk mendorong pemahaman bersama, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta merumuskan rekomendasi strategis dalam penguatan sistem keamanan dan mutu pangan nasional.
dalam Food Summit 2026, Direktur Ikan Air Payau KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak menyampaikan upaya pemerintah mendorong produksi perikanan melalui Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) utamanya oleh petambak rakyat. Langkah ini dilakukan lewat penguatan kerjasama dan sosialisasi antar lembaga dan pembudidaya meski tantangan terkait edukasi hingga hambatan
Dari sisi sektor garam, Direktur Operasi dan Pengembangan PT Garam (Persero), Syaifuddin optimistis terhadap target swasembada garam di 2027 melalui strategi intensifikasi, program ekstensifikasi dengan menambah lahan tambak garam serta pemanfaatan teknologi dalam produksi garam.
Terkait udang RI, Sekretaris Shrim CLub Indonesia (SCI), Rully Setya Purnama menyebutkan udang masih menjadi komoditas ekspor produk perikanan RI dengan total ekspor 30% Serta pasar utama Amerika Serikat. Oleh karena itu keamanan pangan menjadi isu penting dalam ekspor udang RI melalui sertifikasi standar global meski untuk produksi udang skala petani.
Sementara Kepala Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB, Yonvitner mengungkapkan tantangan Indonesia mengembangkan perikanan budidaya hingga sektor garam. Dimana persoalan tata ruang, kebijakan hingga kapasitas nelayan dan lahan masih menjadi perhatian pemerintah.
Selain itu isu perubahan iklim dan mikroplastik serta dukungan logistik menjadi persoalan besar yang harus diselesaikan untuk memajukan sektor perikanan RI.
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Ikan Air Payau KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak serta Direktur Operasi dan Pengembangan PT Garam (Persero), Syaifuddin dengan Sekretaris Shrim CLub Indonesia (SCI), Rully Setya Purnama dan Kepala Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB, Yonvitner dalam Food Summit 2026, CNBC Indonesia(Senin, 20/04/2026)
Add
source on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5145677/original/009587200_1740728790-20250228BL_HTS_Ratu_Tisha_20.JPG)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457703/original/089294400_1767016757-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400289/original/016439100_1681829426-000_334Q8WU.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457680/original/088321900_1767015163-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-4.jpg)



