Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama PT RMK Energy Tbk (RMKE), Vincent Saputra optimistis terhadap bisnis jasa logistik dan infrastruktur batu bara di tengah gejolak geopolitik 2026.
Salah satu strategi pengembangan bisnis RMKE berencana meningkatkan efisiensi bisnis batu bara melalui transisi energi melalui penggunaan alat berat listrik atau electrical vehicle (EV).
Diharapkan alat berat EV dapat menekan biaya produksi atas penggunaan BBM yang harganya terus naik imbas perang Timur Tengah serta tantangan stok BBM yang kerap mengganggu operasional.
Seperti apa strategi bisni jasa pertambangan batu bara 2026? Selengkapnya simak ulasan Serliana Salsabila dengan Direktur Utama PT RMK Energy Tbk (RMKE), Vincent Saputra dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 22/05/2026)
Add
source on Google
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)







:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)








