Jakarta, CNBC Indonesia -Harga minyak kembali mendidih dengan lonjakan lebih dari 6% pada Senin, 20 April, setelah anjlok lebih dari 9% pada Jumat pekan lalu. lonjakan ini menyusul berita bahwa Selat Hormuz kembali ditutup, setelah AS dan Iran sama-sama menyatakan bahwa, pihak lain telah melanggar kesepakatan gencatan senjata, dengan menyerang kapal-kapal pada akhir pekan.
Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Senin, 20/04/2026) berikut ini.
Add
source on Google































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506324/original/047698600_1771428617-1000366559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522153/original/020711000_1772719961-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory__1_.jpg)