Xi Jinping Akhirnya Menyerah, Buka Pintu Lebar-Lebar Buat AS

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah China dikabarkan tengah menyiapkan kebijakan yang memungkinkan perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan (AI) terbesar di negara itu membeli chip AI Nvidia H200 dalam jumlah terbatas. Langkah ini menjadi sinyal perubahan sikap Beijing di tengah meningkatnya kebutuhan daya komputasi untuk pengembangan AI.

The Information melaporkan bahwa pemerintah China berencana memberikan izin kepada sejumlah perusahaan teknologi domestik untuk membeli chip Nvidia H200. Informasi tersebut diperoleh dari dua sumber yang mengetahui langsung pembahasan tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, pejabat China disebut telah memberi tahu Alibaba, ByteDance, dan DeepSeek bahwa mereka kemungkinan segera memperoleh izin untuk membeli sebagian chip H200.

Laporan tersebut langsung mendapat respons positif dari pasar. Saham Nvidia tercatat naik sekitar 1% setelah kabar tersebut beredar.

Sebenarnya, pemerintah AS telah mengizinkan Nvidia menjual chip AI H200 ke China dan memberikan lisensi kepada sekitar 10 perusahaan China untuk membeli chip tersebut. Namun, pemerintah China selama ini belum memberikan persetujuan pembelian karena ingin mendorong pertumbuhan pemasok chip dalam negeri, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (9/7/2026).

Pada Maret lalu, Reuters juga melaporkan Nvidia telah memperoleh persetujuan dari Beijing untuk menjual chip H200 ke China berdasarkan keterangan sejumlah sumber. Pada periode yang sama, CEO Nvidia Jensen Huang juga mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaannya telah mendapat izin dari pemerintah China.

Meski demikian, Beijing masih menentukan jumlah pasti chip Nvidia yang akan disetujui. Menurut laporan The Information, total persetujuan pembelian kemungkinan kurang dari 200.000 unit, atau kurang dari separuh jumlah yang sebelumnya diajukan perusahaan-perusahaan China pada awal tahun ini.

Bulan lalu, Reuters juga melaporkan secara eksklusif bahwa Nvidia telah memberi tahu para pelanggan di China bahwa prosesor AI terbaru mereka, "Vera", untuk pusat data AI dapat tersedia paling cepat pada Agustus. Perusahaan juga disebut telah membuka pemesanan untuk produk tersebut.

Sebelumnya, Jensen Huang mengungkapkan pangsa pasar Nvidia di China praktis telah turun menjadi nol pada Oktober lalu. Kondisi itu dipicu pembatasan ekspor teknologi dari AS serta dorongan pemerintah China untuk memperkuat kemandirian teknologi di sektor-sektor strategis.

Potensi perubahan sikap China ini menggarisbawahi krisis kapasitas komputasi yang semakin meningkat yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan teknologi di negara tersebut.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |