15 Negara Asia Paling Rajin Bangun Pagi, Indonesia Nomor Berapa?

14 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebiasaan bangun pagi ternyata paling kuat ditemukan di Indonesia. Berdasarkan data Sleep Cycle mengutip Seasia Stats, Indonesia menempati posisi pertama sebagai negara dengan rata-rata waktu bangun paling pagi di Asia, yakni pukul 06.55 pagi.

Posisi Indonesia bahkan mengungguli Jepang yang berada di peringkat kedua dengan rata-rata waktu bangun pukul 07.09 pagi. Sementara Thailand menempati urutan ketiga dengan waktu bangun rata-rata pukul 07.24 pagi.

Filipina dan Qatar melengkapi lima besar negara Asia dengan waktu bangun paling awal. Filipina tercatat memiliki rata-rata waktu bangun pukul 07.28 pagi, sedangkan Qatar pada pukul 07.32 pagi. Data ini menunjukkan bagaimana ritme kerja, aktivitas harian, hingga gaya hidup masyarakat turut memengaruhi pola tidur dan waktu bangun di berbagai negara Asia.

Di kawasan Asia Timur, Korea Selatan berada di posisi ketujuh dengan rata-rata waktu bangun pukul 07.38 pagi. Angka tersebut setara dengan Singapura yang juga mencatat waktu bangun rata-rata pukul 07.38 pagi.

Sementara itu, Malaysia dan China memiliki rata-rata waktu bangun sedikit lebih siang, masing-masing pukul 07.41 pagi dan 07.42 pagi. Uni Emirat Arab (UEA), Taiwan, Hong Kong, dan Kuwait juga masuk dalam daftar dengan waktu bangun antara pukul 07.43 hingga 08.01 pagi.

Berikut daftar negara Asia dengan rata-rata waktu bangun paling pagi menurut Sleep Cycle yang dikutip Seasia Stats, Jumat (29/5/2026):

1. Indonesia - 06.55 pagi
2. Jepang - 07.09 pagi
3. Thailand - 07.24 pagi
4. Filipina - 07.28 pagi
5. Qatar - 07.32 pagi
6. India - 07.36 pagi
7. Korea Selatan - 07.38 pagi
8. Singapura - 07.38 pagi
9. Malaysia - 07.41 pagi
10. China - 07.42 pagi
11. Uni Emirat Arab - 07.43 pagi
12. Taiwan - 07.56 pagi
13. Hong Kong - 07.57 pagi
14. Kuwait - 08.01 pagi
15. Arab Saudi - 08.27 pagi

Di sisi lain, Arab Saudi menjadi negara dengan rata-rata waktu bangun paling siang dalam daftar tersebut, yakni pukul 08.27 pagi. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan ritme kehidupan dan budaya di berbagai negara Asia yang turut membentuk kebiasaan tidur masyarakatnya.

Meski demikian, waktu bangun yang lebih pagi tidak selalu berarti kualitas tidur yang lebih baik. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengingatkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas tetap menjadi faktor penting bagi kesehatan fisik maupun mental seseorang.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |