7 Makanan Ini Bikin Ginjal Kerja Lebih Keras, Banyak Orang Gak Sadar

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ginjal punya peran vital dalam menjaga tubuh tetap sehat. Organ ini bekerja menyaring darah, membuang zat sisa, serta menjaga keseimbangan cairan dan mineral. Saat ginjal dipaksa bekerja terlalu berat, racun bisa menumpuk dan memicu berbagai masalah kesehatan serius.

Karena itu, menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dengan minum air putih. Pola makan juga sangat menentukan. Asupan yang tepat dapat membantu meringankan kerja ginjal, sementara pilihan makanan yang keliru justru bisa mempercepat kerusakan fungsi organ ini, terutama pada orang yang sudah memiliki gangguan ginjal.

Meski buah dan sayuran sering dianggap selalu sehat, faktanya tidak semuanya ramah bagi ginjal. Beberapa jenis justru mengandung mineral tertentu dalam kadar tinggi yang membuat ginjal bekerja ekstra. Berikut 7 makanan yang sebaiknya dibatasi karena dapat membebani kerja ginjal, terutama bagi penderita penyakit ginjal:

1. Alpukat

Alpukat dikenal kaya nutrisi, mulai dari lemak sehat untuk jantung, serat, hingga antioksidan.

Namun di balik manfaatnya, alpukat termasuk makanan dengan kandungan kalium tinggi. Pada penderita penyakit ginjal, terutama yang sudah kronis, kelebihan kalium sulit dibuang oleh ginjal dan dapat berdampak buruk bagi tubuh.

2. Pisang

Pisang juga identik dengan kandungan kalium yang tinggi. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 mg kalium, meskipun kadar natriumnya rendah.

Sebagai alternatif, buah tropis seperti nanas bisa dipilih karena kandungan kaliumnya lebih rendah dibandingkan pisang dan relatif lebih aman untuk ginjal.

3. Jeruk

Jeruk memang populer karena vitamin C-nya, tetapi buah ini juga mengandung cukup banyak kalium.

Satu jeruk besar mengandung sekitar 333 mg kalium, sementara satu gelas jus jeruk bisa mencapai 458 mg. Karena itu, jeruk dan jusnya sebaiknya dibatasi dalam pola makan penderita gangguan ginjal.

4. Kentang dan ubi

Kentang dan ubi jalar termasuk sayuran tinggi kalium.

Kentang ukuran sedang mengandung sekitar 610 mg kalium, sedangkan ubi jalar panggang ukuran sedang mengandung sekitar 542 mg. Kabar baiknya, kadar kalium bisa dikurangi dengan cara perendaman atau perebusan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa merebus kentang, terutama dimulai dengan air dingin, dapat menurunkan kandungan kalium secara signifikan. Merendam kentang selama 5-10 menit bahkan dapat mengurangi kalium hingga 20 persen, metode yang dikenal sebagai pelindian kalium.

5. Tomat

Tomat juga termasuk buah dengan kandungan kalium tinggi sehingga kurang disarankan bagi penderita gangguan ginjal.

Sebagai pengganti, paprika bisa digunakan dalam masakan karena rasanya tetap lezat namun kandungan kaliumnya lebih rendah per porsi.

6. Kurma dan kismis

Buah kering seperti kurma dan kismis memiliki nutrisi yang sangat terkonsentrasi, termasuk kalium.

Empat buah kurma saja mengandung sekitar 668 mg kalium. Karena kandungannya tinggi, buah kering sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita penyakit ginjal.

7. Bayam dan sayuran hijau

Bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya kaya akan vitamin dan mineral, termasuk kalium.

Dalam kondisi mentah, kandungan kalium bayam berkisar 136-290 mg per cangkir. Saat dimasak, bayam akan menyusut, sehingga jumlah kalium per porsi justru menjadi lebih tinggi.

Selain itu, bayam juga mengandung oksalat. Pada orang yang sensitif, oksalat dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Batu ginjal dapat merusak jaringan ginjal dan menurunkan fungsinya jika tidak ditangani dengan baik.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |