Ahli Jepang Ungkap Hitung-hitungan Tanggal Kiamat, Ini Jadwalnya

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah studi dari Universitas Toho Jepang mencoba menghitung kapan kiamat terjadi di Bumi. Dari hasil perhitungan diperkirakan akhir kehidupan bakal terjadi pada tahun 1.000.002.021.

Sekitar lima miliar tahun lagi, Matahari bakal masuk ke fase Raksasa Merah. Pusat tata surya bakal mengembang dan menelan tiga planet terdekatnya yakni Merkurius, Venus, dan Bumi.

Namun para peneliti memperkirakan manusia tidak akan menyaksikan. Sebab kondisi Bumi terlalu buruk mendukung kehidupan jauh sebelumnya.

Pada satu miliar tahun lagi, energi termal dari Matahari bakal menghancurkan organisme dengan panas mematikan dan lontaran massa kornal, serta pelepasan sinar gamma radioaktif.

Sebenarnya, dua aktivitas Matahari terakhir telah sering terjadi melalui Suar Matahari yang mengganggu komunikasi radio, operasi satelit dan sistem GPS.

Manusia tidak secara langsung dirugikan dengan atmosfer planet. Meski begitu, perubahan bisa terjadi selama jutaan tahun mendatang bergantung pada tingkat aktivitas Matahari dan perubahan iklim.

Perkembangan teknologi yang terjadi kemungkinan juga bisa menyelamatkan kepunahan manusia. Kemungkinan umat manusia tidak lagi berada di Bumi dan menyebar melintasi luar angkasa.

Manusia kemungkinan menjajah planet lain yang ada di galaksi Bima Sakti, dengan Mars sebagai agenda pertamanya.

Meski begitu, ancaman pada kehidupan manusia bakal terjadi dalam waktu dekat. Ini bukan soal perluasan Matahari.

Perubahan iklim dan peningkatan suhu secara global berisiko mengakhiri periode Holosen dan menyebabkan gangguan besar untuk pola cuaca di Bumi. Dampaknya bisa menyebabkan bencana alam, kerusakan tanaman dan panen, hingga membuat manusia berada dalam tekanan kritis.

Dalam catatan Organisasi Kesehatan Dunia, diperkirakan dampak buruk dari kejadian ini bisa dimulai paling cepat pada 2030. Saat itu diyakini ada 250 ribu lebih banyak kematian dibandingkan biasanya karena penyakit.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |