Amerika Kebobolan, 8 Juta Informasi Rahasia Dibocorkan Oknum Misterius

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Lebih dari 8 juta informasi rahasia Amerika Serikat (AS) dilaporkan bocor. Seorang peretas mengatakan telah membobol platform AS untuk mencari pesan saluran telepon penegak hukum.

Dalam pernyataan yang diunggah secara online, peretas yang menggunakan nama "Internet Yiff Machine" mengatakan, mereka telah membobol platform intelijen informasi P3 Global Intel, sebuah cabang dari perusahaan keamanan Navigate360, dan mencuri 93 gigabyte data.

FBI tidak segera menanggapi permintaan komentar. P3 tidak menanggapi permintaan komentar berulang.

Di situs webnya, Navigate360 menggambarkan dirinya sebagai penyedia terkemuka solusi tips dan petunjuk inovatif untuk penegak hukum, lembaga federal, militer, dan inisiatif keamanan sekolah, dikutip dari Reuters, Kamis (19/3/2026).

Dalam pernyataannya, Internet Yiff Machine menggunakan slogan anti-polisi yang tidak sopan dan memperingatkan publik agar tidak melakukan pekerjaan "kotor" untuk para polisi.

Dalam sebuah email, peretas tersebut mengatakan mereka mengambil alih salah satu akun pelanggan P3 melalui rekayasa sosial dan kemudian mengeksploitasi kerentanan untuk mengambil data.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi klaim Internet Yiff Machine. Namun, situs web Straight Arrow News yang pertama kali melaporkan pelanggaran tersebut, mengatakan bahwa mereka telah menguatkan keaslian beberapa materi dengan menghubungi informan yang detailnya muncul dalam data tersebut.

Situs web transparansi Distributed Denial of Secrets yang mengarsipkan materi dari peretasan dan kebocoran, mengatakan bahwa mereka juga telah menerima salinan data tersebut dan akan menyediakannya untuk jurnalis dan peneliti terkemuka.

Dalam sebuah pernyataan, pendiri situs tersebut, Emma Best, mengatakan data itu memberikan detail yang sangat menyakitkan tentang sistem pengumpulan informasi yang berupaya menjadikan setiap orang sebagai informan.

(fab/fab)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |