Aisha Mayra, CNBC Indonesia
20 June 2026 19:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 negara. Namun negara berpenduduk terbesar di dunia justru kembali tidak ada di dalamnya.
India yang kini dihuni lebih dari 1,4 miliar orang gagal lolos ke putaran final. Padahal jumlah penduduknya hampir empat kali lebih besar dibandingkan Amerika Serikat, tuan rumah sekaligus negara peserta dengan populasi terbesar di turnamen ini.
Kontras tersebut menjadi salah satu cerita menarik di balik Piala Dunia 2026. Di satu sisi ada negara-negara dengan ratusan juta penduduk. Di sisi lain ada negara yang jumlah warganya bahkan belum mencapai satu juta jiwa.
Amerika Serikat menjadi peserta dengan populasi terbesar, mencapai sekitar 349 juta jiwa. Brasil menyusul dengan 214 juta jiwa, sementara Jepang, Republik Demokratik Kongo, dan Mesir sama-sama memiliki lebih dari 100 juta penduduk.
Di ujung lain daftar terdapat Curaçao dengan sekitar 185 ribu penduduk dan Cabo Verde yang dihuni sekitar 530 ribu orang. Keduanya tetap mendapat tempat di turnamen yang sama.
Dari 349 Juta ke 185 Ribu
Skala peserta Piala Dunia 2026 terlihat sangat beragam.
Jumlah penduduk Amerika Serikat hampir 1.900 kali lebih besar dibandingkan Curaçao. Brasil memiliki populasi yang setara sekitar 400 kali Cabo Verde. Sementara Qatar yang juga tampil di turnamen ini hanya memiliki sekitar 3,2 juta penduduk.
Meski perbedaannya sangat besar, semua negara memulai turnamen dengan peluang yang sama. Satu tim, satu grup, dan kesempatan yang sama untuk melaju ke fase berikutnya.
Piala Dunia memang selalu menghadirkan kontras seperti ini. Negara besar dan kecil berbagi panggung yang sama, sesuatu yang jarang terlihat dalam banyak kompetisi global lainnya.
Tidak Selalu Soal Jumlah Penduduk
Kalau populasi menjadi faktor penentu utama, India seharusnya menjadi peserta tetap Piala Dunia.
Namun India kembali absen. Begitu pula Indonesia yang memiliki sekitar 278 juta penduduk, Pakistan dengan 243 juta penduduk, serta Bangladesh yang dihuni sekitar 169 juta orang.
Sebaliknya, negara-negara dengan populasi jauh lebih kecil justru berhasil lolos. Uruguay yang hanya memiliki sekitar 3,4 juta penduduk kembali tampil. Begitu pula Kroasia dengan 3,8 juta penduduk dan Qatar yang populasinya tidak sampai 4 juta jiwa.
Karena itu, jumlah penduduk sering kali hanya menjadi modal awal. Yang membedakan biasanya adalah kualitas pembinaan, kompetisi domestik, infrastruktur olahraga, dan kemampuan mengembangkan talenta secara konsisten selama bertahun-tahun.
Turnamen yang Semakin Luas
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara, meningkat dari 32 peserta pada edisi sebelumnya.
Perluasan format tersebut membuka jalan bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung dunia. Nama-nama seperti Curaçao, Cabo Verde, Uzbekistan, hingga Yordania kini ikut meramaikan turnamen yang selama ini lebih sering didominasi kekuatan tradisional sepak bola.
Hasilnya bukan hanya lebih banyak pertandingan. Turnamen juga menjadi lebih representatif terhadap berbagai kawasan dunia, termasuk negara-negara yang sebelumnya jarang mendapat kesempatan tampil di level tertinggi.
Daftar peserta Piala Dunia pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang sepak bola. Di dalamnya ada negara dengan ratusan juta penduduk, ada pula negara yang jumlah warganya bahkan lebih sedikit dibandingkan satu kota besar di Asia.
Dan seperti yang kembali ditunjukkan pada 2026, jumlah penduduk mungkin memperbesar peluang. Namun tempat di Piala Dunia tetap ditentukan oleh apa yang terjadi di lapangan, bukan oleh berapa banyak orang yang tinggal di dalam perbatasan sebuah negara.
(mae/mae)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522153/original/020711000_1772719961-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518107/original/009843500_1772463822-Persebaya_vs_Persib_Bandung.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509184/original/062087100_1771660915-20260220AA_Jean_Mota-3.jpg)