Bos LPS Bantah Ada Fenomena Masyarakat RI Makan Duit Tabungan

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu membantah anggapan bahwa masyarakat tengah mengalami fenomena 'makan tabungan' atau menggerus simpanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut Anggito, hingga saat ini seluruh kelompok simpanan, mulai dari nominal di bawah Rp100 juta hingga di atas Rp5 miliar, masih mencatatkan pertumbuhan. Hal itu menunjukkan dana masyarakat di perbankan tetap meningkat dan terus mendukung aktivitas ekonomi.

"Nggak ya, semua masih tumbuh ya. Baik itu tabungan-tabungan yang di bawah Rp100 juta maupun sampai dengan di atas Rp5 miliar semuanya tumbuh dan bergerak gitu ya," kata Anggito, saat ditanya wartawan,di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (27/7/2026).

Menurutnya hal itu menunjukkan pertumbuhan simpanan di semua kelompok.

"Jadi itu menunjukkan bahwa sebetulnya sirkulasi dana itu yang masuk ke bank itu mendukung kegiatan ekonomi yang sektor riil khususnya ya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Anggito juga mengatakan bahwa likuiditas di perekonomian masih menunjukkan tren positif. Artinya perkembangan uang beredar dalam arti luas (M2) masih mengalami peningkatan.

"Peningkatan, ada peningkatan," kata Anggito singkat.

(emy/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |