Jakarta, CNBC Indonesia - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah semakin dalam pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Mata uang Garuda terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan kini semakin dekat ke level psikologis berikutnya di Rp17.900/US$.
Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.33 WIB, rupiah melemah 0,51% ke level Rp17.865/US$.
Pelemahan tersebut semakin dalam dibandingkan posisi pembukaan perdagangan pagi tadi. Pada awal perdagangan, rupiah sudah dibuka melemah 0,14% di level Rp17.800/US$.
Level pembukaan tersebut menandai rupiah yang kembali menembus level psikologis Rp17.800/US$. Kini, dengan posisi di Rp17.865/US$, rupiah semakin mendekati level psikologis selanjutnya di Rp17.900/US$.
Kondisi ini sekaligus melanjutkan pelemahan rupiah yang sudah terjadi pada perdagangan terakhir sebelum libur Idul Adha. Pada Selasa (26/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,25% ke level Rp17.775/US$.
(evw/evw)
Addsource on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)











