Breaking News: Mimpi Messi Pupus, Spanyol Raih Juara Piala Dunia 2026

22 hours ago 6

New Jersey, CNBC Indonesia - Spanyol berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Keberhasilan itu diraih La Furia Roja setelah mengalahkan Argentina dalam laga final di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Penyerang Spanyol Ferran Torres menjadi pahlawan berkat gol tunggal yang dicetaknya pada menit ke-106 atau babak kedua perpanjangan waktu.

Dengan demikian, Spanyol telah berhasil menjadi juara Piala Dunia sebanyak dua kali. Sebelumnya, La Furia Roja merengkuh trofi tersebut pada gelaran Piala Dunia 2010.

Tidak hanya itu, keberhasilan kali ini juga melengkapi capaian Spanyol dua tahun silam. Ketika itu, Spanyol sukses menjadi juara Piala Eropa 2024 sekaligus menjadi titel keempat sepanjang sejarah.

Di sisi lain, hasil ini memupuskan impian Lionel Messi untuk membawa Argentina kembali menjadi juara Piala Dunia. Sebagai catatan, Messi dan kawan-kawan berhasil merengkuh trofi tersebut pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.

Berikut jalannya pertandingan sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia:

Duel Spanyol vs Argentina langsung berjalan dalam tempo tinggi di awal babak pertama. Di menit kelima, Lamine Yamal lepas dari kawalan bek-bek Argentina usai mendapat umpan dari Dani Olmo. Namun tembakannya masih bisa dihalau Lisandro Martinez dan kemudian diamankan Emiliano Martinez.

Beberapa menit berselang, Lionel Messi sempat lepas dari kawalan lini belakang Spanyol ketika mengejar umpan terobosan. Namun Unai Simon bisa membaca situasi dengan baik dan ia keluar dari gawang untuk menggagalkan peluang tersebut dengan membuang bola.

Pada menit ke-15, Alexis Mac Allister melakukan pelanggaran terhadap Dani Olmo di tengah lapangan. Mac Allister beruntung karena bisa lolos dari jerat kartu akibat aksinya tersebut.

Di 15 menit awal, Spanyol bisa memegang penguasaan bola hingga 68 persen. Mereka juga mampu meredam ancaman Argentina dengan baik.

Laga Spanyol vs Argentina ini juga terbilang keras. 20 menit awal banyak dihiasi oleh pelanggaran. Hingga hydration break, skor 0-0 tidak berubah.

Bintang Argentina, Lionel Messi terlihat ikut turun menjemput bola. Hal ini dilakukan demi bisa memecah pengawalan ketat yang dilakukan oleh Rodri dan kawan-kawan terhadap Messi.

Hingga laga memasuki menit ke-35, tidak banyak peluang yang tercipta. Spanyol yang mendominasi penguasaan bola juga tidak lagi bisa mengancam gawang Argentina.

Peluang bagi Spanyol baru kembali muncul di menit ke-38. Mikel Oyarzabal mendapatkan kesempatan melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Namun bola masih bisa diamankan dengan baik oleh Emiliano Martinez.

Di menit ke-41, Lisandro Martinez mendapat kartu kuning karena menjegal Oyarzabal yang sedang berusaha melakukan serangan balik.

Dua menit kemudian, Marc Cucurella melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun bola melebar di sisi kiri gawang Argentina.

Lisandro Martinez terlihat mengalami masalah di lapangan. Ia lalu ditarik keluar dan digantikan oleh Nicolas Otamendi.

Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Begitu babak kedua dimulai, Spanyol langsung menghadirkan ancaman. Alex Baena melakukan tusukan dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola kemudian bisa diamankan oleh Emiliano Martinez.

Pada menit ke-52 sempat terjadi ketegangan. Hal itu dipicu oleh pelanggaran Leandro Paredes terhadap Rodri di tengah lapangan. Para pemain dari kedua kubu sempat berselisih di titik insiden tersebut. Paredes pun mendapat kartu kuning.

Beberapa menit kemudian, Dani Olmo sempat melakukan tusukan berbahaya. Namun umpan yang ia lepaskan bisa dibuang oleh Gonzalo Montiel. Montiel lalu ditarik keluar untuk digantikan Nahuel Molina di menit ke-58.

Sekitar 15 menit babak kedua berjalan, Luis de la Fuente juga memutuskan Spanyol butuh tenaga baru. Ferran Torres dan Pedri main untuk menggantikan Oyarzabal dan Fabian Ruiz di menit ke-62.

Di menit ke-63, Dani Olmo lagi-lagi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Emiiano Martinez membendung tembakan itu meski tidak bisa menangkapnya dengan sempurna.

Empat menit kemudian, Ferran Torres bisa menyundul bola hasil umpan silang Lamine Yamal. Tetapi arah bola bisa dibaca dengan baik oleh Emiliano Martinez.

Lionel Scaloni kembali melakukan pergantian pemain setelah hydration break. Facundo Medina dan Giuliano Simeone dimasukkan untuk meningkatkan serangan.

De La Fuente juga tak tinggal diam. Nico Williams dan Mikel Merino dikirim masuk ke lapangan di menit ke-75. Serangan Spanyol makin terlihat kuat.

Ada dua ancaman beruntun yang dihadirkan. Pertama, lewat Pedri dan kemudian lewat Pau Cubarsi. Namun keduanya bisa digagalkan oleh Emiliano Martinez.

Emiliano Martinez benar-benar sibuk di babak kedua. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuat skor masih imbang 0-0.

Hingga laga memasuki lima menit terakhir, Spanyol sudah melepaskan delapan tembakan tepat sasaran. Sedangkan Argentina belum sekalipun menguji Unai Simon.

Di masa injury time, Nico Williams melakukan serangan balik dan melepaskan tembakan keras. Emiliano kembali membendung tembakan tersebut.

Insiden kembali terjadi tak lama kemudian. Dalam bola yang bergulir ke tengah lapangan, Enzo Fernandez melanggar Cubarsi dalam duel perebutan bola. Enzo mendapat kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan.

Spanyol dapat tendangan bebas di menit terakhir. Lamine Yamal melepaskan tendangan berbahaya tetapi bisa ditepis Emiliano Martinez.

Skor 0-0 bertahan dan laga berlanjut ke babak extra time.

Memasuki babak perpanjangan waktu, Spanyol tetap mendominasi permainan. Akan tetapi hingga usai babak pertama, belum ada gol yang tercipta.

Situasi berubah pada babak kedua. Ferran mencetak gol pada menit awal fase ini melalui sepakan keras kaki kirinya. Pemain Barcelona itu berhasil memanfaatkan umpan sundulan yang dilayangkan Nico Williams Jr.

Keunggulan tersebut sukses dipertahankan La Furia Roja hingga akhir pertandingan. Spanyol pun berhasil menjadi juara Piala Dunia 2026.

(miq/miq)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |