Jakarta, CNBC Indonesia - Perhiasan berbahan logam mulia masih menjadi salah satu instrumen penyimpan nilai (store of value) yang diminati di Indonesia. Selain faktor estetika, emas dan perak juga dipandang sebagai aset yang relatif aman terhadap inflasi dan fluktuasi ekonomi.
Karena itu, perawatan yang tepat bukan hanya menjaga penampilan fisik, tetapi juga turut memengaruhi nilai jual kembali.
Di sisi lain, tren pemakaian perhiasan sebagai aksesoris harian kian meningkat, seiring maraknya produk emas ringan, selingan perak, dan perhiasan bertabur batu.
Kondisi ini membuat perhiasan lebih sering terekspos terhadap keringat, parfum, air, hingga polusi faktor-faktor yang dapat mempercepat proses kusam, tergores, atau berubah warna.
Paparan Faktor Eksternal Bisa Mempercepat Kerusakan
Beberapa faktor yang kerap menyebabkan perhiasan tampak kusam atau kehilangan kilaunya antara lain:
a. Bahan kimia kosmetika
-
lotion tubuh
-
sunscreen/SPF
-
parfum
-
minyak rambut
-
serum kulit
Zat kimia pada produk-produk tersebut dapat menempel dan membentuk lapisan tipis yang menurunkan kilau logam dan batu.
b. Keringat dan minyak alami tubuh
Keringat mengandung garam dan mineral yang dapat mempercepat oksidasi pada perak dan korosi ringan pada paduan logam plating.
c. Air laut dan kolam renang
Air laut mengandung garam dan belerang, sementara kolam renang mengandung klorin. Keduanya dapat mempercepat proses penggelapan dan mengikis lapisan plating pada perhiasan fashion.
d. Debu dan polusi
Partikel mikro debu dapat menempel pada batu permata dan sela-sela cincin, menciptakan efek buram (cloudy).
e. Aktivitas fisik dan benturan
Goresan halus sangat mungkin terjadi ketika perhiasan dipakai saat olahraga, berkegiatan di dapur, atau berkebun.
Kenali Jenis Perhiasan Sebelum Membersihkan
Pendekatan perawatan perlu disesuaikan berdasarkan material. Secara umum perhiasan terbagi dalam empat kategori:
-
Emas solid (24K/22K/18K/14K)
Lebih stabil dan tidak mudah memudar, namun tetap membutuhkan pembersihan ringan. -
Emas berlapis (gold-plated / gold vermeil)
Memiliki lapisan emas tipis yang rentan terkikis jika dikenai bahan abrasif. -
Perak (sterling silver)
Mengalami tarnish (menggelap) bila terpapar udara dan kelembapan. -
Perhiasan fashion/costume
Biasanya berbahan campuran aluminium, kuningan, resin, atau copper, sehingga lebih sensitif terhadap cairan dan panas.
Kesalahan dalam menentukan metode pembersihan dapat mengakibatkan lapisan terkelupas, batu lepas, hingga goresan permanen pada permukaan logam.
Cara Merawat Emas agar Tetap Berkilau
1. Emas Solid
Menurut para pelaku industri perhiasan, pembersihan emas solid umumnya cukup menggunakan:
-
Air hangat
-
Sabun cair ringan
-
Sikat berbulu halus atau kain microfiber
Rendam emas dalam larutan air hangat dan sabun selama beberapa menit, kemudian bilas dan keringkan. Metode ini aman untuk pemakaian rutin.
2. Emas Berlapis
Untuk kategori ini, produsen menyarankan pembersihan permukaan dengan kain lembut yang dibasahi larutan sabun ringan, tanpa proses perendaman.
Lapisan plating memiliki ketebalan mikron yang dapat berkurang saat terkena tekanan atau bahan abrasif. Karena itu, penggunaan pasta gigi, baking soda, serta cairan pembersih kimia tidak direkomendasikan.
Perak Lebih Rentan Mengalami Penggelapan
Sterling silver atau perak murni umumnya menggelap karena proses oksidasi akibat paparan air, keringat, atau polusi. Untuk merawatnya, terdapat dua pendekatan:
-
Lap polishing khusus perak
Metode ini cukup efektif untuk tarnish ringan dan aman untuk penggunaan rutin. -
Pembersihan intensif
Untuk tarnish cukup parah, pengguna dapat memakai cairan atau foam pembersih yang diformulasikan khusus untuk perak.
Sementara metode rumah tangga menggunakan pasta baking soda kerap digunakan oleh banyak orang, tidak semua ahli merekomendasikannya karena sifat abrasifnya dapat menggores metal, terutama bila terdapat batu organik atau permukaan halus.
Perhiasan Fashion Lebih Sensitif
Pada perhiasan fashion atau costume, komponen seperti resin, acrylic, atau lem dapat rusak saat terkena air. Karena itu, proses perendaman sebaiknya dihindari.
Pendekatan yang dianjurkan:
-
Gunakan kain microfiber yang dibasahi air sabun
-
Usap secara perlahan pada permukaan
-
Keringkan dan angin-anginkan di atas kain
Metode ini membantu mengangkat kotoran tanpa mengganggu struktur batu atau lem.
Perhiasan dengan Batu Mulia dan Mutiara Perlu Perlakuan Khusus
Batu mulia seperti berlian, rubi, dan safir relatif aman dibersihkan dengan air sabun hangat. Namun batu organik seperti mutiara, karang (coral), dan batu poros seperti opal atau turquoise tidak boleh terpapar cairan abrasif maupun alkohol.
Mutiara bahkan dapat kehilangan kilau hanya karena terkena air panas atau sabun yang terlalu keras. Sebagian pengrajin merekomendasikan pembersihan dengan kain lembut sedikit lembap, tanpa proses perendaman.
Penyimpanan yang Tepat Menentukan Umur Pakai
Selain metode pembersihan, penyimpanan berpengaruh besar terhadap kondisi perhiasan. Penyimpanan yang optimal biasanya melibatkan:
-
Kotak perhiasan berlapis kain
-
Kantong anti-tarnish (khusus untuk perak)
-
Silica gel untuk mengurangi kelembapan
-
Pemisahan antar perhiasan agar tidak saling bergesekan
Sementara itu, paparan langsung sinar matahari atau udara lembap berpotensi mempercepat oksidasi pada perak dan plating.
Layanan pembersihan profesional biasanya diperlukan untuk:
-
Perhiasan warisan (heirloom)
-
Perhiasan dengan struktur kompleks (closed-back mounting)
-
Mutiara dan batu organik bernilai tinggi
-
Perhiasan yang rusak atau aus
Toko perhiasan umumnya menyediakan layanan pembersihan ultrasonik, polishing, hingga pengecekan batu agar tidak longgar.
Kesimpulan
Perawatan perhiasan emas dan perak tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Dengan pembersihan rutin, penyimpanan yang tepat, serta pemahaman terhadap jenis material, risiko kerusakan dapat diminimalkan.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap logam mulia baik sebagai aksesoris maupun investasi, edukasi seputar perawatan menjadi relevan. Pada akhirnya, perhiasan yang dirawat dengan baik akan bertahan lebih lama, tampil lebih baik, dan berpotensi memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi.
(dag/dag)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310777/original/099498800_1754792417-527569707_18517708213000398_2665174359766286643_n.jpg)









