Chaos! Ibu Kota Membara, Massa Bakar Rumah dan Serang Polisi

3 hours ago 4
Petugas penegak hukum beroperasi sementara asap mengepul dari kendaraan yang terbakar selama protes setelah serangan pisau pada 8 Juni yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden kritis, di Newtownards Ro

Gelombang kekerasan anti-imigran melanda Belfast, Irlandia Utara, pada Selasa (9/6/2026) malam setelah serangan penusukan yang membuat seorang warga negara Sudan didakwa atas percobaan pembunuhan. (REUTERS/Isabel Infantes)

Api berkobar selama demonstrasi setelah serangan pisau pada 8 Juni yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden tersebut sebagai insiden kritis, di Newtownards Road di Belfast, Irlandia Utara, 9 Juni 2026.

Sekelompok pria bertopeng membakar rumah-rumah keluarga dan sejumlah kendaraan di berbagai lokasi, sementara ratusan demonstran turun ke jalan dan bentrok dengan aparat kepolisian. (REUTERS/Isabel Infantes)

Sebuah mobil terbakar di Belfast timur, selama protes setelah serangan pisau pada 8 Juni yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden kritis, di Belfast, Irlandia Utara, 9 Juni 2026.

Warga mendapati sejumlah rumah mengalami kerusakan parah dengan dinding menghitam akibat asap, jendela pecah, dan beberapa bangunan hangus terbakar pada Rabu (10/6/2026) pagi. (REUTERS/Isabel Infantes)

Mobil-mobil yang rusak dan sebuah bangunan terlihat melalui jendela yang terbakar, setelah protes anti-imigran menyusul serangan pisau pada 8 Juni, yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden kritis, di Lendrick Street, Belfast timur, Irlandia Utara, 10 Juni 2026.

Menteri Pertama Irlandia Utara Michelle O’Neill mengecam keras aksi tersebut. Ia menegaskan tidak ada alasan yang dapat membenarkan serangan terhadap rumah-rumah keluarga. Menurutnya, tindakan sekelompok pria bertopeng yang membakar rumah warga merupakan aksi pengecut yang menjijikkan dan tidak dapat diterima. (REUTERS/Isabel Infantes)

Warga memeriksa kerusakan di lingkungan mereka, setelah protes anti-imigran menyusul serangan pisau pada 8 Juni, yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden kritis, di Lendrick Street, Belfast timur, Irlandia Utara, 10 Juni 2026.

Kerusuhan terjadi setelah seorang pria Sudan berusia 30 tahun didakwa atas percobaan pembunuhan terkait penusukan brutal yang terjadi di Belfast utara pada Senin malam. Korban, seorang pria berusia 40-an, mengalami luka serius di mata serta luka sayatan di wajah dan punggung. Polisi menemukan pisau dapur di lokasi kejadian dan menyatakan serangan tersebut saat ini tidak dikategorikan sebagai aksi terorisme. (REUTERS/Isabel Infantes)

Sisa-sisa halte bus yang terbakar di Jalan Newtownards setelah protes anti-imigran menyusul serangan pisau pada 8 Juni, yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden tersebut sebagai insiden kritis, Belfast, Irlandia Utara, 10 Juni 2026.

Menteri Kehakiman Irlandia Utara Naomi Long menuding sejumlah pihak beritikad buruk memanfaatkan kemarahan publik atas kasus penusukan untuk menargetkan kelompok tertentu berdasarkan ras dan warna kulit. (REUTERS/Isabel Infantes)

Warga memeriksa kerusakan di lingkungan mereka, setelah protes anti-imigran menyusul serangan pisau pada 8 Juni, yang menyebabkan seorang pria terluka parah dan mendorong polisi untuk menyatakan insiden kritis, di Lendrick Street, Belfast timur, Irlandia Utara, 10 Juni 2026.

Sementara itu, pemimpin oposisi Partai Sosial Demokrat dan Buruh, Claire Hanna, menyebut kekerasan yang terjadi sebagai "pogrom berbasis ras". Selain di Belfast, aksi protes terkait isu imigrasi juga dilaporkan berlangsung di London dan sejumlah wilayah lain di Inggris. (REUTERS/Isabel Infantes)

Read Entire Article
| | | |