Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah penduduk bekerja di Indonesia yang saat ini berjumlah 147,91 juta orang, masih didominasi oleh pekerja yang tingkat pendidikannya terakhir SD ke bawah hingga SMP. Porsinya mencapai 51,94%.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025 Badan Pusat Statistik (BPS), porsi penduduk bekerja dengan pendidikan terakhir SD ke bawah 51,22 juta orang atau setara 34,63%. Diikuti lulusan SMP 25,60 juta orang atau setara 17,31%, sehingga dari keduanya sudah mencapai 51,94%.
"34,63% penduduk bekerja adalah pendidikan SD ke bawah," kata Kepala BPS Amalia Adhininggar Widyasanti saat konferensi pers, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Meski masih mendominasi, namun proporsi pekerja untuk lulusan SD ke bawah itu turun dibanding catatan Agustus 2025 yang masih sebesar 34,75%. Sedangkan pekerja lulusan SMP cenderung naik dari catatan per Agustus 2025 yang sebanyak 17,11%.
Untuk pekerja yang pendidikan terakhirnya SMA jumlahnya 31,05 juta orang atau setara 20,99%, juga porsinya turun dibanding catatan per Agustus 2025 sebesar 21,19%. Sementara itu, SMK naik dari 13,89% menjadi 14,06% menjadi 20,80 juta orang.
"Jika dibanding Agustus 2025, proporsi pekerja dengan pendidikan SMP dan SMK ini mengalami peningkatan," tegasnya.
Adapun untuk penduduk bekerja yang merupakan lulusan Diploma I/II/III jumlahnya menurun dari 2,22% pada Agustus 2025 menjadi 2,20% dengan jumlah menjadi 3,26 juta orang. Demikian juga Diploma IV, S1. S2, S3 juga turun dari 10,84% menjadi 10,81% dengan jumlah 15,98 juta orang.
(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)
