Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto memiliki program prioritas yang mendorong pasar saham Indonesia bisa berdaya tahan dan kokoh. Di antaranya melalui poin kedua program Asta Cita, yaitu mendorong kemandirian bangsa.
Melalui program itu, Purbaya mengatakan, pemerintahan Presiden Prabowo ingin Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu memiliki pasar yang dalam, dengan artian memiliki banyak instrumen investasi yang beragam, sehingga membuat kalangan investor memiliki banyak opsi untuk menanamkan modalnya di dalam negeri.
Purbaya mengaku, sebetulnya sudah sejak dua dekade yang lalu istilah pendalaman pasar keuangan ini digelorakan di pasar saham Indonesia. Namun, kenyataannya tak kunjung terealisasi hingga menyebabkan pasar saham kerap bergejolak saat adanya tekanan ekonomi secara global.
"Saya sudah dengar istilah pendalaman pasar modal sejak tahun 2000, sampai sekarang tidak dalam-dalam. Mungkin kita pakai cangkul yang salah, gali enggak dalam-dalam tuh. Maka sekarang dibuat Program Pintar (Program Investasi Terencana dan Berkala). Saya tidak tahu ini bisa bagus atau tidak," kata Purbaya dalam acara peresmian Program Pintar Reksa Dana di Gedung BEI, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Pemerintah pun kata dia telah mengambil langkah tersendiri untuk memperkuat pendalaman pasar keuangan dan saham di Indonesia. Salah satunya dengan menjaga fondasi ekonomi yang baik dan mampu terus meningkat cepat dari waktu ke waktu.
"Kita sedang mendesain pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan lebih cepat lagi, dan kami tidak main-main dalam hal itu," papar Purbaya.
Untuk mempercepat laju pertumbuhan dengan target 8% rata-rata hingga akhir periode kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada 2029, ia mengatakan pemerintah akan mempercepat agenda pembangunan, sehingga pasar dapat ikut menguat.
"Jadi kalau sebelumnya pertumbuhan ekonominya 5%, 5,5% lebih sedikit, ke depan kita akan tumbuh lebih cepat lagi. Pertumbuhan kemarin kita tumbuh berapa? 5,39%. Pertumbuhan pertama mungkin akan tumbuh 5,5% ke atas," ujar Purbaya,
(arj/haa)
Addsource on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5145677/original/009587200_1740728790-20250228BL_HTS_Ratu_Tisha_20.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427463/original/032259100_1764389259-Tomas_Trucha_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457703/original/089294400_1767016757-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-3.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400289/original/016439100_1681829426-000_334Q8WU.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457680/original/088321900_1767015163-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-4.jpg)
